06 April 2025

Get In Touch

Sulit Mencari Galeri Seni di Surabaya, Siswa SMK Ungkap Uneg-Unegnya

Andini, Nabila, dan Bryan saat mengerjakan tugas seni budaya di Basement Alun-Alun Surabaya. (Jannatul Firdaus/Lenteratoday)
Andini, Nabila, dan Bryan saat mengerjakan tugas seni budaya di Basement Alun-Alun Surabaya. (Jannatul Firdaus/Lenteratoday)

SURABAYA (Lenteratoday) - Kota Surabaya masih membutuhkan banyak galeri untuk memajang karya lukisan para senimannya. Bukan sekadar untuk destinasi wisata, namun juga penunjang pendidikan para siswa.

Kenyataan tersebut muncul saat sejumlah siswa dari SMK Ipiems Surabaya sedang melakukan pengambilan vidio untuk tugas seni budaya. Tugas itu memerintahkan mereka untuk mencari lukisan, dan menjelaskan teknik lukis, golongan warna, dan sebagainya. Salah satunya adalah kelompok Nabila Putri wibawa, Andini Putri Ilfah Ningrum, dan Bryan Vallino Putra

Saat ditanya mengapa memilih Basement Alun-Alun sebagai lokasi 'nugas', mereka memberikan pernyataan yang seakan menjadi 'PR' bagi Pemerintah. Ia mengaku karena Alun-Alun merupakan satu tempat dengan galeri yang selalu ada, dan juga tak membutuhkan biaya untuk masuk ke dalamnya.

"Karena di sini tuh paling banyak lukisannya. Alun-alun kan tempat lukisannya dipamerin itu rata-rata ditaruh di basement ini, dari pada di atas," ungkap Nabila.

Meski di Basement selalu ada karya lukisan atau fotografi yang dipamerkan, siswa butuh lebih banyak lagi galeri di tempat lain. Mereka masih merasa susah mencari galeri seni, terlebih saat mendapat tugas seperti ini.

"Nah itu tuh agak susah karena nanti di video tugasnya mungkin kelihatan sama banget ini tempatnya (dengan kelompok lain), di satu tempat," ungkap Nabila.

Maka mereka berharap Pemerintah dapat menambah galeri seni lebih banyak lagi. Karena menurut mereka, siswa membutuhkan banyak referensi lukisan-lukisan, ataupun pameran yang fungsinya bukan hanya untuk pariwisata atau estetika saja, namun juga dibutuhkan oleh siswa untuk tugas sekolahnya.

"Mungkin bisa ditambah tempat pameran kan karena selain buat healing, itu kan juga biasanya buat tugas sekolah juga. kayak njelasin, gitu-gitu kan," ungkap Andini. (*)

Reporter : Jannatul Firdaus | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.