05 April 2025

Get In Touch

Bupati Kediri Janji Jadikan Masjid Agung dan Stadion Baru Ramah Disabilitas

Mas Dhito saat berdialog dengan kaum disabilitas pada acara peringatan Hari Disabilitas Internasional.
Mas Dhito saat berdialog dengan kaum disabilitas pada acara peringatan Hari Disabilitas Internasional.

KEDIRI (Lenteratoday) - Pemkab menggelar peringatan Hari Disabilitas Internasional dengan mengundang perwakilan warga berkebutuhan khusus di Pendopo Panjalu Jayati, Selasa (5/12/2023).

Pada kesempatan tersebut Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, yang hadir bersama istri, Eriani Annisa menerima kritikan agar pembangunan yang dilaksanakan ramah disabilitas dan kaum disabilitas mudah mengakses semua pelayanan.

Kritik tersebut disampaikan Ketua Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Kediri (PDKK),Umi Salamah saat diminta bupati yang akrab disapa Mas Dhito memberikan masukan pada pemerintahan yang dijalankan saat ini.

Pasalnya, Mas Dhito beranggapan kritik adalah vitamin yang diperlukan untuk memperbaiki kinerja Pemkab Kediri ke depan. Bupati ingin mendengar langsung harapan kaum disabilitas.

“Semoga pembangunan inklusi ini, juga merambah ke semua desa dan pelosok. Mulai dari pendidikan, kesehatan, agama dan wisata,” ujar Umi Salmah.

Mendapatkan kritikan tersebut , Mas Dhito tanpa berpikir panjang langsung memerintahkan upaya kritik ini dicatat dan langsung ditindaklanjuti. “Baik tolong dicatat, minimal nanti rehab Masjid Agung Pare bisa ramah disabilitas,” ungkapnya.

Mas Dhito bahkan tertarik dengan wisata inklusi yang disampaikan Umi. Pihaknya berjanji mengajak teman-teman disabilitas untuk pergi wisata ke Kabupaten Kediri dan berdiskusi apa yang perlu diperbaiki agar ramah disabilitas. “Selain itu saya juga akan cek stadion agar juga ramah disabilitas,” tambahnya.

Sebelum menutup rangkaian acara, secara khusus, Mas Dhito dan Mbak Cicha, sapaan Eriani Annisa Hanindhito, menyampaikan sejumlah bantuan terhadap penyandang disabilitas yang memiliki usaha. Diantaranya diperuntukkan Siti yang memiliki usaha rajut dan Yayan memiliki usaha sablon. (*)

Reporter: Gatot Sunarko | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.