Malang Fashion Week 2023, Pj Wali Kota Harapkan Kolaborasi dengan UMKM Mampu Dongkrak Perekonomian

MALANG (Lenteratoday) - Kota Malang kembali menjadi saksi gelaran Malang Fashion Week (MFW) di tahun 2023 ini. Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengungkapkan agar MFW 2023 dapat membawa semangat yang lebih besar dalam mempromosikan industri fesyen dari pelaku UMKM Kota Malang.
Untuk diketahui, dalam pelaksanaannya di tahun ke enam ini, Pj Wali Kota Wahyu beserta keluarga juga turut berlenggak lenggok di catwalk MFW 2023. Tak hanya bergaya di atas panggung, Wahyu mengatakan bahwa hal tersebut juga sebagai wujud dukungannya terhadap produk fesyen karya desainer lokal Kota Malang.
"Saya berharap dengan terselenggaranya MFW ke enam kali ini berarti sudah tidak hanya dikenal secara lokal tapi juga nasional, internasional. Dan harapannya bisa membawa nama Kota Malang terutama fesyennya yang merupakan salah satu sub sektor dari ekonomi kreatif. Ekraf kita kan sudah dikenal," ujar Wahyu, ditemui usai menghadiri pembukaan MFW 2023, Kamis (2/11/2023) sore.
Wahyu juga menaruh fokus pada gelaran MFW 2023 ini yang berkolaborasi dengan UMKM lokal, serta mengarap hal tersebut mampu meningkatkan potensi ekonomi kota Malang. Pihaknya juga menekankan adanya korelasi yang baik antara potensi ekonomi dan produk-produk UMKM. Di mana apabila UMKM semakin berkembang, maka pertumbuhan ekonomi pun diharapkan akan meningkat.
"Karena ini gelaran MFW sudah ke enam kali. Tentu ini mempunyai alasan bahwa penyelenggaraan MFW selalu ditunggu-tunggu oleh para penggemar fesyen dan juga desainer untuk bisa membuktikan bahwa dengan MFW ini desainer bisa terkenal, punya nama, kemudian dengan produk UMKM juga bisa terangkat," tegasnya.
Sementara itu, Founder Malang Fashion Week, Agus Sunandar, menjelaskan bahwa MFW 2023 ini akan berlangsung mulai 2 November hingga 5 November 2023. Ia menyebutkan sebanyak 289 desainer akan berpartisipasi dalam MFW 2023 ini. Yang dibagi menjadi tiga klasifikasi, yaitu desainer profesional, guess designer, dan young designer atau desainer pemula.
"Untuk guess designer ada 13, mereka sebagian besar dari luar negeri. Ada dari Thailand, Singapore, dan dari Kuala Lumpur. Kemudian profesional desainer nya ada 60 an, dan sisanya adalah young designer," ungkap Agus.
Lebih lanjut, Agus juga menyampaikan adanya perbedaan menarik dalam gelaran MFW 2023 ini. Yaitu terkait kolaborasi antara pelaku UMKM lokal dan desainer profesional. Di mana para desainer tersebut akan ditempatkan dalam panggung yang sama, untuk menciptakan peluang dalam pertukaran ide dan pertumbuhan potensi fesyen di Kota Malang.
"Jadi kita buat mereka sepanggung dengan para desainer profesional yang levelnya sudah di tingkat nasional maupun internasional. Kalau yang desainer profesional yang tampil malam, itu rata-rata dari Malang ada 16 desainer," jelasnya.
Diakhir, Agus mengungkapkan bahwa tema besar MFW 2023 bertajuk "Diverse," yang merangkul keanekaragaman budaya, seni, dan produk-produk Indonesia. Dalam tema tersebut, Agus menekankan pentingnya menggabungkan elemen-elemen beragam menjadi koleksi fesyen yang harmonis dan indah. Guna melahirkan produk fesyen yang mencerminkan keberagaman. (*)
Reporter: Santi Wahyu | Editor : Lutfiyu Handi