05 April 2025

Get In Touch

Alarm Bahaya RI Itu Bernama Inflasi (Koran Kamis,2/10/2023)

https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2023/11/02112023.pdf">

TANDA awal akan sesuatu yang mengancam atau alarm, mulai berbunyi di sektor perekonomian Indonesia.Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi Indonesia naik menjadi 2,56% (year on year/yoy) dan 0,17% (month to month/mtm)pada Oktober 2023. Kelompok pangan masih menjadi penyumbang inflasi terbesar karena lonjakan harga beras, bensin dan cabai rawit. Hal ini menunjukkan bahwa harga pangan di Indonesia mayoritas menjadi lebih mahal dibandingkan sebelumnya sehingga sangat berpotensi membebani rakyat. Yang membuat makin waswas, penugasan impor beras sebanyak 1,5 juta ton tahun ini belum terealisasi semua. Perum Bulog pun jujur bila kondisi pasokan beras di pasar global semakin kritis. Imbas dari ada cuaca ekstrem dan pembatasan, bahkan penutupan keran ekspor beras oleh negara produsen dunia, seperti India. Peran Badan Pangan Nasional (Bapanas) pun dipertanyakan. BACA BERITA LENGKAP, KLIK DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2023/11/02112023.pdf

[3d-flip-book id="158128" ][/3d-flip-book]
Share:
Lentera.co.
Lentera.co.