07 April 2025

Get In Touch

Sambut HUT Kota Madiun Ke-105 Walikota Madiun Ziarah ke Makam pendahulu

Wali Kota Madiun Ziarah ke Makam Leluhur, Senin (19/6/2023) dalam rangka perayaan Hari Jadi ke-105 Kota Madiun.
Wali Kota Madiun Ziarah ke Makam Leluhur, Senin (19/6/2023) dalam rangka perayaan Hari Jadi ke-105 Kota Madiun.

MADIUN (Lenteratoday) -Jelang Perayaan Hari Jadi ke-105, Wali Kota Madiun Ziarah ke Makam Leluhur, Senin (19/6/2023). Kegiatan ziarah ke makam leluhur ini menjadi pembuka seluruh kegiatan dalam perayaan Hari Jadi ke-105 Kota Madiun yang akan diperingati pada Selasa (20/6/2023).
Rombongan wali kota berziarah ke makam para leluhur di Makam Kuncen dan Makam Kuno Taman.

Senin pagi, rombongan ke Makam Kuno Kuncen yang ada di Kecamatan Taman. Rombongan berziarah dan melakukan tabur bunga di makam Ki Ageng Panembahan Ronggo Djoemeno yang menjadi Bupati Madiun pada tahun 1568-1586. Kemudian dilanjutkan tabur bunga di makam Bupati Mangkunegara 1, Patih Wonoasri, dan para Bupati Madiun lainnya.

Kemudian rombongan menuju ke Makam Kuno Taman, terlihat para rombongan menuju ke area makam dan melakukan ritual serangkaian doa. Wali kota bersama rombongan kemudian masuk ke area makam Raden Ronggo Prawirodirjo I atau Raden Ronggo Prawiro Sentiko yang menjadi Bupati Brang Wetan Gunung Lawu pada tahun 1755-1784, kemudian menuju ke makam Raden Ronggo Prawirodirjo II yang menjabat Bupati Madiun tahun 1784-1797.

Selanjutnya rombongan mengunjungi makam Raden Ronggo Prawirodirjo II yang merupakan kakek dari Raden Ronggo Prawirodiningrat dan ke makam Raden Bagoes Sentot Prawirodirjo yang merupakan panglima perang Pangeran Diponegoro.

Kegiaran ziarah ke makam leluhur ini menjadi pembuka seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi ke-105 Kota Madiun.

Wali Kota Madiun, Maidi, menyampaikan keberadaan Kota Madiun saat ini tidak bisa terlepas dari masa lalu. Untuk itu, ziarah ke makam leluhur ini untuk mengenang jasa-jasa mereka.

“Karena adanya hari ini tidak lepas dari hari kemarin. Generasi muda tidak boleh melupakan masa lalu. Karena generasi dulu lah yang bisa melahirkan masa sekarang,” jelas dia seusai berziarah.

Di hari jadi ke-105 ini, kata Maidi, pemerintah kota akan mengutamakan masalah kemanusiaan. Organisai perangkat daerah harus memberikan pelayanan yang mengutamakan kemanusiaan.

“Saya ajak masyarakat juga ikut membangun Kota Madiun. OPD kita ada di depan. Ada rakyat tentu ada yang dipimpin. Tidak ada pemimpin kalau tidak ada yang dipimpin. Untuk itu, kita harus saling bersinergi,” ujarnya.(ADV)

Reporter : Wiwiet eko prasetyo/Editor:Widyawati

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.