07 April 2025

Get In Touch

Serap Beras dari Petani Lokal, Stok Bulog Kalteng Aman

Jelang Ihul Adha stok beras Bulog Kalteng sekitar enam ribu ton
Jelang Ihul Adha stok beras Bulog Kalteng sekitar enam ribu ton

PALANGKA RAYA (Lenteratoday) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui kantor Bulog pada tahun 2023 menargetkan penyerapan beras hingga lima ribu ton dari petani lokal di daerah setempat.

Kepala Kantor Wilayah Bulog Kalteng, Budi Cahyanto menyampaikan, saat ini beras yang telah terserap oleh pihak Bulog dari petani lokal sudah mencapai dua ribu ton lebih.

"Realisasi penyerapan beras lokal yang sudah kami lakukan mencapai lebih dari dua ribu ton, sedangkan untuk kebutuhan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) telah mencapai sekitar 700 ton," papar Budi, Selasa (20/6/2023).

Bulog Kalteng optimis target penyerapan sebanyak lima ribu ton dapat terpenuhi pada 2023 ini. Oleh sebab itu pada masa panen nanti, Bulog akan berupaya mengoptimalkan kegiatan penyerapan tersebut.

Budi menjelaskan, penyerapan beras dari petani lokal di Kalteng tidak hanya dilakukan untuk pemenuhan kebutuhan CBP saja, tapi juga untuk keperluan komersial. Sedangkan terkait harga, tentu ada perbedaan antara harga beras untuk CBP dengan harga beras komersil.

"Untuk CBP kami beli dengan harga berkisar Rp 9.950 per kilogram, sedangkan beras komersial dengan harga sekitar Rp 10.500 hingga Rp 11.000 per kilogram, untuk beras kategori premium," jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpang) Kalimantan Tengah, Riza Rahmadi, mengatakan berdasarkan hasil pantauan di lapangan belakangan ini, terlihat jika para petani tidak mengalami kesulitan dalam memasarkan hasil panennya.

"Kami berkoordinasi dengan pihak Bulog dan ikut memantau kegiatan penyerapan beras hasil petani lokal, yang dilakukan dengan cara mendatangi langsung ke lokasi penggilingan," tuturnya.

Riza menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir, menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yakni Hari Raya Idul Adha, masih aman dan mencukupi. Ini berdasarkan stok yang ada di Bulog Kalteng ditambah dengan stok dari kantor pusat. Total stok secara keseluruhan mencapai sekitar enam ribu ton (*)

Reporter: Novita|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.