05 April 2025

Get In Touch

Polri Endus Dana Jaringan Narkoba Aliri Pemilu 2024 (Koran Kamis, 25/5/2023)

https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2023/05/25052023.pdf">

KABAR mengejutkan berembus saat berbagai pihak mulai ‘memanasi mesin’ bersiap untuk pesta demokrasi di Indonesia. Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menduga, ada indikasi rencana penggunaan dana untuk pemilihan umum yang berasal dari peredaran gelap narkoba. Aliran dana ke ranah politik tersebut terungkap buntut penangkapan yang sebelumnya dilakukan terhadap sejumlah anggota legislatif di beberapa daerah. Meski kepolisian tidak membeberkan detilnya, tapi seperti diketahui penangkapan terbaru terkait narkotika terjadi Gorontalo. Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo berhasil mengamankan salah seorang tokoh politik berinisial RT pada Minggu (21/5/2023). Sebelumnya, Anggota Fraksi PKS berinisial HA ditangkap oleh Satuan Narkoba Polres Sidrap (Kabupaten Sidenreng Rappang) pada pada Senin (9/5/2023). Sebelumnya, Anggota DPR Kabupaten Bener Meriah kader Partai Aceh bernama Yuzmuha (41 tahun) juga tertangkap karena positif menggunakan narkoba jenis sabu saat dites oleh Polres Bener Meriah. Dugaan aliran dana-dana gelap pemilu memang terus mencuat, termasuk dari hasil korupsi. Sebuah ironi narko-politik. BACA BERITA LENGKAP, KLIK DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2023/05/25052023.pdf

[3d-flip-book id="140690" ][/3d-flip-book]
Share:
Lentera.co.
Lentera.co.