
KEDIRI (Lenteratoday) -Regenerasi atlet di Kota Kediri dilakukan dengan penjaringan bibit-bibit atlet berkualitas melalui Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat kecamatan. Olimpiade diadakan Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Kediri dibuka, Senin (22/5/2023) dan akan berlangsung hingga 25 Mei 2023.
Kepala Dindik Kota Kediri, Anang Kurniawan mengatakan, peserta O2SN diikuti 527 siswa jenjang SD/MI dan SMP/MTs seleksi per kecamatan, hingga selanjutnya tingkat kota. Selanjutnya apara atket juara akan diserahkan kepada KONI.
Diharapkan KONI lebih fokus melakukan pembinaan dan pemantauan sesuai masing-masing cabang olahraga. Ada enam cabang olahraga (Cabor) yang dilombakan; pencak silat, karate, bulu tangkis, renang, kids athletic, dan senam. Sedangkan pada jenjang SMP/MTs hanya lima cabor: pencak silat, karate, bulu tangkis, renang, dan atletik.
Menurut Anang, ajang O2SN ini merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan Dindik Kota Kediri dan dilaksanakan secara berjenjang mulai tingkat kota, provinsi, hingga nasional. Hal ini bertujuan mengembangkan minat, bakat, dan kreativitas para siswa.
Usai gelaran ini diharapkan tahun 2023 Kota Kediri semakin banyak melahirkan atlet berprestasi, baik yang berlaga di tingkat provinsi maupun nasional.
Pada hari pertama pelaksanaan O2SN, mempertandingkan cabor ang pencak silat.
“Hari ini tampil pertama pencak silat, besok renang di Pagora, kemudian karate di Balai Kelurahan Betet, senam di Mojoroto. Jadi masing-masing cabor sudah ada venue sendiri,” kata Anang.
Sebagai wujud apresiasi kepada para atlet berprestasi, pihaknya telah menyediakan hadiah penghargaan berupa trofi. “Siswa berprestasi di even ini hingga tingkat sampai provinsi, dapat melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi melalui jalur prestasi,” imbuhnya.
Anang berpesan kepada setiap peserta semangat mengikuti rangkaian kegiatan O2SN Tahun 2023, serta tak lupa selalu menjunjung tinggi sportivitas, sehingga bisa memperoleh hasil yang maksimal.
Reporter: Gatot Sunarko|Editor: Arifin BH