07 April 2025

Get In Touch

Sistem Bank Trouble, 8.417 CJH Jatim Belum Melunasi BPIH

Kakanwil Kemenag Jatim, Husnul Maram.
Kakanwil Kemenag Jatim, Husnul Maram.

SURABAYA (Lenteratoday) – Hanya kurang satu hari dari waktu pelunasan Biaya Penyelenggaran Ibadah Haji (BPIH) yaitu tanggal 12 Mei 2023, namun masih ada 8.417 calon jmaah haji (CJH) asal Jawa Timur yang belum melunasinya. Ironisnya, sebagian  besar disebabkan ada masalah pada system pembayaran di Bank Syariah Indonesia.

“Ini ada trouble, tolong masyarakat diberitahu trouble yang utama ini karena empat hari ini Bank Syariah Indonesia (BSI) mengalami trouble system. Padahal jamaah haji kita yang di Jatim ini kebanyakakan melalui BSI, saya hitung ada 6.099 orang yang belum bisa melunasi karena sistemnya trouble,” kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Jawa Timur, Husnul Maram, Kamis (11/5/2023).

Sedangkan calon jamaah haji yang belum melunasi BPIH di bank lain selain BSI jumlahnya tidak terlalu banyak, total ada 2.318 calon jamaah haji. Mereka tersebar di beberapa bank antara lain Bank Mega Syariah, BRI Syariah, BNI Syariah, Bank Danamon Syariah dan bank Syariah lainnya.

“Solusinya kita masih menunggu edaran dari pusat. Karena ini adalah trouble yang tidak semestinya terjadi dan kasihan para jamaah yang antre mulai pagi sampai sore dan ternyata masih trouble. Kami rapat tadi malam juga kami memohon pada Jakarta khususnya untuk BSI mohon untuk ditambah waktunya kami memohon ini mudah mudahan diakabulkan karena ada 6099 itu khusus dari Bank Syariah Indonesia,” tandasnya.

Husnul Maram mengatakan jangan sampai karena trouble ini kemudian kuota haji yang diberikan Raja Saudi Arabia sebanyak 221.000 jamaah ditambah dengan 8000 jamaah tidak terpenuhi atau ada yang kosong. Terkait dengan tambahan kuota, Jatim mendapatkan tambahan 5% dari kuota semestinya.

“Kuota tambahan itu juga termasuk yang trouble. Dipindah ke bank lain juga tidak bisa, karena itu sulit sekali karena data masuk semua. Mudah mudahan pasti ada solusi karena ini kan apa error dari system yang ada di bank, mudah mudahan segera selesai,” katanya. (*)

Reporter : Lutfi | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.