06 April 2025

Get In Touch

Pemkot Kediri Sambut Positif Rencana Pendirian Rumah Vokasi oleh Kadin Jatim

Narasumber dari perusahaan Jerman saat menyampaikan materi pada Pelatihan Konsultan Vokasi yang diselenggarakan Kadin Kota Kediri
Narasumber dari perusahaan Jerman saat menyampaikan materi pada Pelatihan Konsultan Vokasi yang diselenggarakan Kadin Kota Kediri

KEDIRI (Lenteratoday)-Kota Kediri segera memiliki rumah dan konsultan vokasi. Inisiasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim tersebut sebagai upaya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) menghadapi tantangan zaman. Dengan keberadaan rumah vokasi tersebut diharapkan SDM Kota Kediri lebih terampil, kompeten dan tersertifikasi.

Dukungan atas rencana tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Kediri, Bagus Alit Rumah saat menghadiri dan membuka acara Pelatihan Konsultan Vokasi yang diselenggarakan Kadin Kota Kediri bertempat di ruang Joyoboyo Balaikota, Selasa (9/5/2023).

“Pemkot sangat mendukung pendirian rumah dan konsultan vokasi di Kota Kediri. Pendidikan dan pelatihan vokasi sendiri, diyakini penting untuk mengakselerasi penyiapan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia emas 2045,” ujar Bagus Alit

Bagus Alit berterima kasih pada Kadin Jawa Timur yang memilih Kota Kediri menjadi salah satu kota yang masuk plan pendirian rumah vokasi dan konsultan vokasi. “Kami menyambut baik dan mendukung program ini. Harapannya, dapat meningkatkan kualitas pendidikan vokasi, skill, dan SDM masyarakat di Kota Kediri," ucap Bagus, Selasa(9/5).

Ditambahkan, saat ini semakin banyak pelaku usaha yang membangun pasar melalui digital. Sehingga banyak tenaga kerja yang diserap
untuk mengurus media sosial, E Commerce, website, hingga sebagai talent host live Tiktok.

Hal tersebut menjadikan semakin luas lapangan pekerjaan di Indonesia. "Tentu hal ini harus menjadi perhatian bersama untuk segera menyiapkan masyarakat dengan kualitas SDM yang baik. Salah satunya melalui link and match antara kurikulum pendidikan vokasi dengan
kebutuhan skill di jaman sekarang," ujarnya.

Program vokasi sendiri lebih banyak mengasah hard skill yang sangat bermanfaat di dunia kerja. Mengingat bahwa pendidikan vokasi memberikan keterampilan terapan, maka para lulusannya pun akan siap kerja setelah lulus. Mereka bisa langsung mengaplikasikan apa yang dipelajari di kampus.

Diharapkan lulusan pendidikan vokasi mampu bersaing secara global karena fokus pada pengembangan keterampilan dan teknologi aplikatif. "Mudah-mudahan dari pelatihan ini akan lahir konsultan vokasi unggul yang siap mendampingi dan membantu mensukseskan program pendidikan vokasi di Kota Kediri," pungkas Bagus.

Sementara itu, dalam acara Pelatihan Konsultan Vokasi Kadin Kota Kediri menggandeng Andreas Gosche dan Petra Scholz dari IHK Trier Jerman sebagai pemateri. Menurut Muhammad Sholikin Ketua Kadin Kota Kediri pelatihan tersebut adalah lanjutan dari pemantapan pelatihan konsultan vokasi pada 2021.

Para peserta dari anggota Kadin Kota Kediri, Ponorogo, Jombang, Tulungagung dan Magetan sebanyak 30 orang. "Acara ini memang sebagai implementasi dari Peraturan Presiden (Perpres) No. 68/2022. Dan merujuk dari Perpres tersebut, rumah vokasi sangat dibutuhkan Indonesia," ungkap Muhammad Sholikin.

Dalam sambutannya, Muhammad Sholikin mengatakan penerbitan Perpres No.68/2022 tersebut, mendorong kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, kementerian/lembaga, serta dunia usaha dan dunia industri untuk mendukung strategi nasional penguatan pendidikan dan pelatihan vokasi di Indonesia.

"Jika semua kolaborasi ini terjalin dengan baik, penyediaan tenaga kerja yang kompeten dari Indonesia akan tercipta. Untuk itu kita meminta dukungan kepada Pemkot Kediri agar rumah vokasi segera terealisasi, terangnya.

Dalam acara tersebut, ikut hadir Wakil Ketua Kadin Jawa Timur, Kepala Bappeda Kota Kediri, dan perwakilan dari OPD dari Dinkop Kota Kediri, Disperdagin Kota Kediri, dan DPMPTSP Kota Kediri.

Reporter: Gatot Sunarko/Editor: widyawati

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.