06 April 2025

Get In Touch

Hari Belanja ke Pasar, Bupati Banyuwangi Juga Perhatikan Penanganan Stunting dan Tukang Mlijo

Saat hari belanja ke pasar dan UMKM, Bupati Ipuk juga bertemu para ibu hamil untuk memastikan kondisi ibu dan bayi di kandungan sehat.
Saat hari belanja ke pasar dan UMKM, Bupati Ipuk juga bertemu para ibu hamil untuk memastikan kondisi ibu dan bayi di kandungan sehat.

BANYUWANGI (Lenteratoday)- Dalam acara hari belanja ke pasar dan UMKM, Bupati Ipuk juga mengunjungi sejumlah ibu hamil risiko tinggi (bumil risti) dan balita stunting di wilayah Desa Bajulmati. Selain menyerahkan bantuan, Ipuk juga memastikan kondisi kesehatan mereka.

"Aksi kali ini kita tetap fokus untuk penanganan stunting. Kami belanja kebutuhan pangan bernutrisi tinggi untuk disumbangkan kepada bayi di bawah dua tahun (baduta) yang stunting, serta ibu hamil berisiko tinggi (bumil risti)," kata Bupati Ipuk, Jumat (5/5/2023).

"Sekarang melihat ibu hamil dengan resiko bukan hanya dengan timbangan namun juga riwayat penyakit. Saya minta Puskesmas, dasawisma, dan kader Posyandu terus memantau perkembangannya. Pastikan intervensi pangan bernutrisi yang kami berikan betul-betul dikonsumsi, sehingga kondisinya segera membaik," katanya.

Salah satu bumil risti adalah Silviana Silva. Perempuan berusia 22 tahun itu, sedang hamil 13 minggu dengan resiko tinggi.

"Kami sangat bersyukur karena terus dipantau sekaligus dibantu tambahan nutrisi harian," ungkap Silva.

Pemkab Banyuwangi juga melibatkan pedagang sayur keliling (mlijoan) untuk menyalurkan bantuan makan tambahan bagi balita stunting ataupun ibu hamil resiko tinggi (bumil risti).

Untuk penanganan stunting, Pemkab Banyuwangi mengalokasikan APBD senilai Rp 7 miliar untuk intervensi nutrisi bumil risti dan baduta stunting dari keluarga tidak mampu pada 2023. (Mok*)

Editor:widyawati

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.