05 April 2025

Get In Touch

Jaga Kondusifitas, Polresta Malang Kota Siapkan 804 Personel Gabungan di Operasi Ketupat 2023

Seluruh Jajaran Forkopimda Kota Malang usai melakukan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2023
Seluruh Jajaran Forkopimda Kota Malang usai melakukan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2023

MALANG (Lenteratoday) – Polresta Malang Kota telah menyiapkan sebanyak 804 personel gabungan untuk menjaga kondusifitas Kota Malang, selama masa arus mudik dan arus balik hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah mendatang.

“Pertama, kami mempersiapkan 804 personel, terdiri dari gabungan TNI/Polri, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dan kedinasan terkait yang ada di dalamnya, organisasi kemasyarakatan, termasuk mitra kamtibmas,” ujar Kepala Polresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, ditemui usai pelaksaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2023, Senin (17/4/2023).

Pria yang akrab dengan sapaan Buher, ini menambahkan, selain kesiapan personel. Pihaknya juga telah menyiapkan sebanyak 6 pos pengamanan (pospam), 1 pos pelayanan (posyan), serta 1 pos mobile yang diharapkan dapat melayani seluruh masyarakat terutama pemudik di Kota Malang.

Disebutkan oleh Buher, 6 pospam tersebut telah disebar di beberapa titik Kota Malang, diantaranya yakni, Pospam pertigaan Soekarno-Hatta (Suhat), Malang Creative Centre (MCC), jalan raya Sulfat, pertigaan Kacuk, Madyopuro, dan di Mitra10 Kecamatan Klojen.

“Serta 1 posyan itu ada di depan stasiun Kota Baru. Ini pastinya untuk membantu masyarakat. Kita juga menyiapkan motoris dan ada pengisian jirigen BBM, jadi apabila ada kemacetan serta dari pengemudi kehabisan BBM, itu bisa (memberitahu) di pos-pos kami,” imbuhnya.

Lebih lanjut terkait dengan teknis operasi Ketupat 2023, Mantan Kapolres Batu tersebut juga menyampaikan, 804 personel akan diturunkan hingga menyasar ke wilayah kelurahan, guna memastikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat. Selain itu, beberapa personel juga akan disebar untuk menyiapkan jalur-jalur alternatif, apabila terjadi kemacetan di Kota Malang.

“Jadi di beberapa titik bottle neck atau tempat keramaian seperti Mal, itu kita menyiapkan pengalihan arus. 804 personel kita turunkan, termasuk sampai dengan tingkat kelurahan. Sehingga harapannya hal ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat. Kita juga melakukan patroli pengamanan yang ekstra,” urainya.

Buher menyebutkan telah melakukan koordinasi bersama Forkopimda Malang Raya, guna meminimalisir dan mengantisipasi adanya kemacetan di wilayah Kabupaten Malang, Kota Malang, serta Kota Batu, khususnya di jalur-jalur menuju destinasi wisata masing-masing wilayah.

“Ini tidak bisa parsial antara Malang Kota, Malang Kabupaten, dan Kota Batu. Kami juga sudah melakukan rapat koordinasi dengan kepolisian dan TNI, serta pemerintah yang ada di tiga wilayah ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyebutkan, sebanyak 110 personel dari Dishub Kota Malang, telah diikutsertakan dalam personel gabungan Operasi Ketupat 2023 tersebut.

“Total 110 itu termasuk mobile dan on call. Selain kita tempatkan di masing-masing pos, ada 10 orang, ada 7 pos. Selain itu selebihnya kita bagi dan mobile terus. Ini sangat dimungkinkan H-2 lebaran, dari tanggal 21 (puncak arus) dan sangat memungkinkan dari tanggal 19 sudah banyak yang bergerak ke Malang. Ini yang kita antisipasi nanti bersama personel gabungan lainnya,” tegas Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra.

Sebagai informasi, untuk menciptakan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan seluruh masyarakat selama momen arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini, usai melakukan Apel Gelar Personel, maka Operasi Ketupat 2023 akan mulai serentak dilaksanakan pada Selasa (18/4/2023) hingga 1 Mei 2023 mendatang. (*)

Reporter: Santi Wahyu/Editor: widyawati

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.