21 April 2025

Get In Touch

Kecewa Dianggap Kena Razia, Sejumlah Peserta Sekolah Kebangsaan di Surabaya Mundur

Wali Kota Eri Cahyadi membuka Sekolah Wawasan Kebangsaan di Lanudal Juanda (Ant)
Wali Kota Eri Cahyadi membuka Sekolah Wawasan Kebangsaan di Lanudal Juanda (Ant)

SURABAYA (Lenteratoday) -Sejumlah peserta Sekolah Kebangsaan yang digelar Pemerintah Kota Surabaya mundur karena kecewa dengan adanya pemberitaan yang menyebut bahwa peserta yang ikut merupakan hasil dari razia Satpol PP.

Salah seorang warga Surabaya Wimbo Ernanto di Surabaya, Kamis (23/2/2023), mengatakan, ada beberapa remaja yang ikut Sekolah Kebangsaan termasuk keponakannya merasa kecewa dengan komentar salah satu pejabat Pemkot Surabaya di salah satu radio di Surabaya yang menyebut bahwa peserta yang ikut merupakan hasil dari razia Satpol PP.

"Mereka langsung mundur dari Sekolah Kebangsaan termasuk keponakan saya. Sekarang mereka terpukul," kata dia.

Wimbo menjelaskan, keponakan bernama Marsha Azzahra Rahmadania warga Tanah Merah Surabaya merupakan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) yang ditunjuk Pemkot Surabaya dari SMA Negeri 3 Surabaya.

"Dia (Marsha) ikut atas pilihan sekolah, tapi di berita disampaikan mereka yang terjaring razia. Keponakan saya terpukul dan mundur dari Sekolah Kebangsaan," kata Wimbo yang juga merupakan salah satu pengurus di DPC PDIP Surabaya.

Awalnya, lanjut dia, orang tua Marsya bangga anaknya mewakili SMAN 3 mengikuti Sekolah Kebangsaan. Namun, setelah membaca berita bahwa peserta yang ikut adalah hasil tangkapan Satpol PP saat razia, orang tua Marsya kaget dan kecewa.

"Marsha tidak pernah terkena razia, mala di suruh pihak sekolah untuk ikut mewakili SMAN 3 Surabaya. Jadi ada empat siswi dari SMAN 3 yang mewakili untuk ikut sekolah kebangsaan," kata dia.

Bahkan Wimbo saat ini diminta oleh orang tua Marsha untuk menanyakan barang-barang Marsha berupa ponsel dompet berserta isinya yang masih ada di Lanud Juanda.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat membuka Sekolah Kebangsaan yang diikuti 57 remaja di Lanudal Juanda, Rabu (22/2) menyatakan, Sekolah Kebangsaan bertujuan untuk membentuk karakter para remaja Surabaya di Kota Pahlawan.

"Di sini bukan anak-anak yang terjaring razia, di sini bukan anak-anak nakal. Tapi disini adalah anak-anak hebat yang punya kemampuan luar biasa," kata Eri Cahyadi.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Surabaya Eddy Christijanto mengatakan, di dalam Sekolah Kebangsaan, para remaja akan diajarkan dasar-dasar kepemimpinan, utamanya cinta tanah air, kedisiplinan, dan mempelajari ideologi Pancasila.

Eddy menjelaskan, remaja yang ikut di gelombang pertama Sekolah Kebangsaan total ada sekitar 57 remaja meliputi 50 siswa laki-laki dan 7 perempuan, yang terdiri dari sekolah SMP-SMA di Surabaya.

"Yang awalnya total ada 77 peserta, kini menjadi 57. Ada sebagian peserta yang tidak bisa ikut, karena sedang melaksanakan ujian praktik. Seperti sekolah SMK itu kan ada ujian praktik, sehingga mereka tidak bisa ikut," kata dia.

Terjaring razia

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 77 remaja yang terjaring patroli ketertiban pada 4 Desember 2022 lalu, bakal mengikuti Sekolah Wawasan Kebangsaan yang bakal dibuka Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Lewat Sekolah Wawasan Kebangsaan tersebut, para pelajar akan mendapat penguatan mengenai cinta tanah air dan Pancasila, sebagai upaya untuk mencegah tawuran antar remaja, balap liar, dan kenakalan remaja lainnya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya, Eddy Christijanto mengatakan bahwa Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi akan membuka Sekolah Wawasan Kebangsaan pada 22 Februari 2023, yang berlokasi di Lanudal Juanda. Nantinya, para remaja akan mendapat penguatan selama satu minggu penuh.

"Dibuka Pak Wali (Eri Cahyadi), Sekolah Wawasan Kebangsaan selama satu minggu di Lanudal Juanda. Sementara ini masih 77 orang, karena yang lainnya masih kami data. Ini untuk anak-anak yang kemarin (ikut) geng motor, miras, balap liar, dan sebagainya," kata Eddy, Selasa (21/2/2023) *

Sumber: Antara, Miranti Nadya|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.