05 April 2025

Get In Touch

Transaksi di Pasar Banjaran Kota Kediri Bisa Non Tunai

Transaksi di Pasar Banjaran Kota Kediri mulai menerapkan digitalisasi saat proses jual beli
Transaksi di Pasar Banjaran Kota Kediri mulai menerapkan digitalisasi saat proses jual beli

KEDIRI (Lenteratoday) -PD Pasar Joyoboyo me-launching E-retribusi dan Digitalisasi Pasar yakni layanan transaksi jual beli secara non tunai, Kamis (9/2/2023). Kegiatan ini merupakan wujud sinergitas antara Pemkot Kediri dengan Bank Jatim serta Kantor Perwakilan wilayah Bank Indonesia (KPw BI) Kediri.

Pedagang dan pembeli di Pasar Banjaran kini bisa melakukan transaksi jual beli secara non tunai. Digitalisasi pasar ditandai dengan persiapan ekosistem pembayaran elektronik berbasis Quick Response Code Indonesia Standar atau QRIS oleh Bank Jatim.

M. Ikhwan Yusup, Direktur PD Pasar Joyoboyo mengungkapkan selain untuk transaksi jual beli, QRIS juga digunakan pedagang pembayaran retribusi.

“Masing-masing pedagang sudah memiliki tabungan dan saldo di Bank Jatim. Nah pembayaran retribusi pedagang ke PD Pasar Joyoboyo juga bisa melalui QRIS. Jadi nanti pembayaran retribusi bisa langsung otomatis auto debet ke kita setelah di barcode,” jelasnya.

Agar hal ini bisa terus berjalan, pihaknya akan intens berkolaborasi dan bersinergi dengan semua pihak untuk melakukan sosialisasi dan pendekatan ke para pedagang pasar. Digitalisasi pasar akan terus diperluas, tak hanya untuk mengimbangi kemajuan teknologi, namun juga menghadirkan kemudahan dan efisensi dari sisi pembayaran.

Sementara itu, Edi Darmasto Dewan Pengawas PD Pasar Joyoboyo mengatakan digitalisasi merupakan kebutuhan di era sekarang. Hal ini sekaligus sesuai kebijakan pemerintah dan nasional. Digitalisasi pasar membantu tata kelola PD Pasar Joyoboyo menjadi lebih baik.

“Peran pasar sebagai salah satu penopang perekonomian. Untuk itu saya berharap kegiatan ini bisa diikuti pasar -pasar yang lain dan akhirnya akan meningkatkan efisiensi dan berdampak pada besaran keuntungan bagi penjual. Saya berharap kolaborasi dan kerjasama ini bisa berjalan terus menerus,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bagian Administrasi Perekonomian, perwakilan Bank Jatim Kediri, perwakilan KPw BI Kediri serta paguyuban pedagang pasar. Dalam kegiatan tersebut, diserahkan pula bantuan 40 meja dari Bank Jatim Kediri untuk para pedagang pasar Banjaran (*)

Reporter: Gatot Sunarko|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.