
SURABAYA (Lenteratoday) - Industri pariwisata perhotelan dewasa ini semakin naik pamor bersamaan dengan maraknya istilah staycation. Tak hanya menyajikan tempat menginap wisata perhotelan tak lepas dengan wisata kuliner yang beragam disajikan demi menunjang eksistensi industri tersebut.
Beragam menu dan promosi ala hotel dilombakan untuk menarik wisatawan bergabung atau sekadar berkunjung menikmati sajian yang menarik dan ekslusif. Tak lepas dari itu, pekerjaan seorang Eksekutif Chef menjadi posisi yang sangat penting dalam berjalanya sebuah industri perhotelan yang kompleks tersebut.
Bertemu dengan Andi Nuraji, seorang Executive Chef berpengalaman dalam kancah nasional maupun Internasional memberi penjelasan penting saat ditemui dalam hotel tempat ia berkarier saat ini yaitu Hotel Ciputra World Surabaya. Ia menjelaskan betapa pentingnya posisi seorang Exsecutive Chef dalam berjalannya sistem culinary di dalam hotel.
Menurutnya, industri perhotelan adalah industri yang komplek dimana ia sebagai seorang pemimpin di sebuah dapur yang besar memiliki andil yang cukup berpengaruh. Dimana dapur adalah sebuah organisasi yang tidak dapat dikerjakan seorang diri. Dan bagaimana ia dapat menyatukan semua kepala menjadi satu tujuan dan menghasilkan masakan yang spesial.
"Kita bekerja sebagai tim, merancang sebuah menu dan menjadikanya sebuah program atau promosi. Bagaimana kita bisa menyatukan berbagai kepala dari banyak background untuk menuju standarisasi yang telah ditentukan. Saya selalu memberikan edukasi secara menyeluruh secara intensif kepada tim." Ujar Chef Andi Nuraji.
Sebagian orang awam mungkin tidak mengetahui jika seorang Executive Chef memiliki pekerjaan yang tidak hanya memasak. Namun, lebih dalam, seorang Executive Chef juga bertanggung jawab atas semua masakan yang dihasilkan. Bahkan, merencanakan program dan development people hingga penjagaan keberhasilan.
"Pemimpin yang baik ya harus mengeluarkan atau melahirkan yang baru, jadi mempersiapkan agenda untuk program atau mempersiapkan perencanaan di masa yang akan datang. Mulai Program Mingguan, bulanan hingga tahunan. Membuat resep dari coretan, menulis dalam komputer dan merealisasikan adalah sebuah tanggung jawab," ucapnya mantap.
Chef kelahiran tanggal 20 Desember 1973 tersebut telah melalang buana sejak tahun 1993 hingga sekarang. Saat lulus dari Culinary Catering School pada tahun 1993, ia langsung masuk ke dalam industri kuliner sampai pada karir profesionalnya mulai dari menjadi Cook helper di New Naripan Hotel Bandung Indonesia tahun 1993, Exsecutive Chef hotel di Bandung dan berbagai hotel bintang 5 di Indonesia, Assistant Chef de cuisine, Disney Cruise Line A Walt Disney Company Ltd, Orlando Florida, Amerika Serikat, hingga Head chef The Weavers Inn Lounge Bar and Rstaurant Newmarket-on-fergus Co.clare, Ireland.
Dengan berbagai pengalaman yang ia miliki, Chef yang memiliki dua anak ini percaya bahwa pengalaman memiliki peran penting dalam karirnya. Ia menyadari bahwa kuliner adalah sesuatu yang dinamis, oleh karenanya itu masuk menjadi karakternya dalam menaklukan industri ini.
"Karakteristik dunia kuliner selalu dinamis, kuliner apa yang tidak berkembang, selalu ada yang baru, selalu bergerak selalu dinamis, selalu ada penciptaan sesuatu yang baru, karya baru, atau bahkan teknik cooking yang baru." Ucapnya.
Andi Nuraji, banyak mendapat penghargaan di bidangnya baik dalam maupun di luar negeri. Salah satunya, The Sunday independent Ireland newspaper (Review by lucinda ‘O Sullivan.the good food and quality restaurant), First Aider Certificate on F.A.T level two SOS International 2014, Winner of leadership award 2014 By Sheraton Surabaya hotel and towers Outstanding result of HACCP with 95 score out of 100 certificate from EHC June 2015, (Environmental health consultancy) Australia –Starwood company standard, dan masih banyak lagi.
Dalam penghujung pertemuannya dengan reporter Lentera, ia sedikit memberi tips bagi para generasi muda yang ingin berkecimpung atau bahkan berkarier dalam dunia atau bidang kuliner pengalaman adalah salah satu kunci utama. Bahwa pemahaman tidak hanya didapat dalam pendidikan semata.
"Ketika masuk dalam industri, barulah kita bisa tahu dan paham betapa kompleksnya bekerja atau menjadi Eksekutif Chef. Tidak hanya mengurus makanan, tidak hanya mengurus hingga keseluruhan. Ketika ada komplain siapa yang disalahkan pasti yang menghadapi adalah seorang pimpinan." Pungkasnya.
Reporter : Miranti Nadya | Editor : Endang Pergiwati