07 April 2025

Get In Touch

Manfaatkan Potensi Kampung OKE, Munthom Produksi Coklat Tempe

Proses pembuatan coklat tempe.
Proses pembuatan coklat tempe.

SEMARANG (Lenteratoday) - Terkenal dengan Kampung OKE (Olahan Kedelai), Kelurahan Sumurrejo memiliki potensi kedelai yang melimpah. Potensi lokal tersebut turut dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk menunjang perekonomiannya.

Munthomimah dan Taufik, sepasang suami istri yang merupakan warga Kelurahan Sumurrejo, turut memanfaatkan potensi kedelai tersebut. Ia berinovasi untuk mengombinasikan cita rasa coklat dengan kedelai, hingga menghasilkan produk coklat tempe.

Melalui proses latihan yang berkelanjutan, ia berhasil memproduksi coklat tempe dengan berbagai varian rasa. Mulai dari original, strawberry, white chocolate, hingga cita rasa andalannya coklat tempe daun kelor.

"Prosesnya awalnya tempe itu yang sudah jadi tempe, terus diiris potong kecil-kecil, terus digoreng sampai kering banget. Terus setelah kering, saya sangrai dulu sampai ngilangi kadar minyaknya supaya disamping itu kan menjadi awet. Terus habis itu coklat yang batangan saya lelehkan, terus saya kasihkan cetakan kaya gini yang bentuk ini, persegi panjang itu, terus saya masukkan tempenya. Dah masukkan ke freezer ntar jadi," terang Munthomimah saat ditemui di Kediamannya di Kelurahan Sumurrejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang (7/9/2022).

Menampik kesan coklat yang sering dicap sebagai makanan mahal, coklat tempe hanya dibandroll dengan harga Rp 5.000 per pcs.

"Ya keistimewaannya lain harga, lebih terjangkau. Terus yang nggak suka tempe bisa kan itu lewat olahan tempe. Kan kadang memang nggak suka kalau tempe goreng gitu kadang kurang suka, kadang ada yang gitu. Terus saya mikir, o iya kalau yang nggak suka tempe bisa dikasih itu," lanjutnya.

Saat ini, distribusi coklat tempe difokuskan di area Semarang Raya. Namun, beberapa kali produknya juga didistribusikan hingga ke luar kota, seperti Kudus.

Berkat kegigihannya dalam usaha coklat tempe ini, wanita yang akrab disapa Munthom tersebut mampu meraup omset hingga jutaan rupiah. Terlebih pada saat momen idul fitri, omsetnya mencapai Rp 1.000.000 per harinya.

Reporter : Azifa Azzahra | Editor : Endang Pergiwati

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.