07 April 2025

Get In Touch

Tim BPCB Trowulan Pastikan, Mahkota Candirejo Blitar Bukan Benda Purbakala

Tim BPCB Trowulan Pastikan, Mahkota Candirejo Blitar Bukan Benda Purbakala

Blitar - Berdasarkan hasil penelitian Tim Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan terhadap mahkota logam yang ditemukan empat hari lalu di sungai Dusun/Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, diketahui bahwa mahkota untuk bukan benda purbakala.

Penelitian dilakukan tim BPCB degan datang langsung ke lokasi. Mereka segera melakukan penelitian dan memeriksa benda yang diduga peninggalan Jaman Majapahit yang ditemukan, Senin (13)4)2020) lalu sekitar jam 09.30 WIB.

Ada 4 orang Tim BPCB Trowulan yang tiba dilokasi, langsung menuju sungai kecil lokasi tempat ditemukannya mahkota logam yang sempat dikira ember besi. Bersama Muriyat, juru rawat Candi Kali Cilik yang dekat dengan lokasi penemuan. Disana tim yang terdiri dari arkeolog Nugroho Harjo Lukito dan Nonuk Kristiono, serta Korlwil Blitar Bondan Siswanto dan Setyo Wwhyudi.

Melakukan olah lokasi penemuan, dengan mengukur titik ditemukannya mahkota dari berbagai sisi. Termasuk mengetahui bagaimana, mahkota bisa berada di lokasi sungai kecil pecahan Kali Lahar yang oleh warga disebut Kali Tempur.

Mahkota dari logam tersebut ditemukan di dasar sungai, yang kedalamannya sekitar 40cm oleh Wasito ketika akan mencari pasir sungai untuk dibuat pot bunga.

"Melihat ada tas plastik warna putih yang dikira pampers, oleh anaknya Wasito disuruh membuang. Saat ditarik tersangkut sesuatu yang dikira ember besi besi, ternyata mahkota itu," ujar Muriyat sambil menunjukkan lokasi penemuan dan mengukur bersama Tim BPBC Trowulan, Jumat (17/4/2020).

Dari olah lokasi penemuan tim menuju rumah pasangan suami isteri, Wasito dan Endri yang menyimpan mahkota dengan bobot sekitar 2,7 kg, tinggi 27 cm dan diameter 23 cm itu.

Tim melakukan pengecekan dengan teliti, mulai bahan logam, dimensi ukuran, bentuk dan detail mahkota tersebut. Termasu mengorek lapisan lumpur, karat dan warna pada permukaan logam.

Hasilnya setelah sekitar 2 jam melakukan pemeriksaan lokasi dan barang tersebut, tim menyimpulkan mahkota tersebut adalah benda seni masa kini bukan benda purbakala.

"Setelah kita lakukan pengecekan, dari kondisi fisiknya ditemukan ciri kalau ini buatan pengerajin masa kini yang ada di sekitar Jawa Timur," ujar Nugroho. (ais)

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.