05 April 2025

Get In Touch

Bunga Anggrek di Eks-Lokalisasi Sememi Bikin Mata Melek

Bunga Anggrek di Eks-Lokalisasi Sememi Bikin Mata Melek

Bukan ‘bunga’ dalam arti kiasan, kini bekas lokalisasi Sememi  benar-benar menjadi lingkungan penuh bungaanggrek dari berbagai jenis dan warna.

Ketika mendengar kata Wisma New Barbara yang ada di kawasanMoroseneng, tentu kita akan berpikir mengenai tempat lokalisasi. Namun, citranegatif yang melekat pada lokasi tersebut kini telah berubah wajah menjadikampung wisata.

Kawasan Moroseneng, Sememi, yang merupakan tempat prostitusiterbesar nomor dua di Surabaya setelah Dolly ini telah disulap menjadi green house spesialisasi anggrek dantempat budidaya jamur. Green housetersebut menempati wisma yang memiliki 50 kamar dan sudah ditutup sejak 2013,setelah dilakukan pembayaran ganti rugi dari Pemerintah Kota (Pemkot).

Ketika mengunjungi green house tersebut, nampak ratusan anggrek berbagai warna tersusun rapi berdasarkan jenisnya. Mulai dari anggrek bulan, anggrek  dendrobium, anggrek hitam, anggrek kantong semar, anggrek vanda,  hingga anggrek cattleya.

Dipilihnya tanaman anggrek untuk dibudidayakan juga bukantanpa alasan. Menurut Saiful Ulum, pengelola green house danrumah jamur, mengatakan jika tanaman anggrek merupakan komoditas yang mahal.Sehingga diharapkan dapan mendokrak perekonomian warga sekitar lokasi.

"Karena tanaman anggrek ini komoditas yang mahal.Terutama untuk jenis anggrek bulan anggrek hitam. Jadi diharapkan masyarakatsini bisa mengembangkannya, sehingga dapat mengangkat perekonomianmereka," jelas pria yang akrab disapa Ulum ketika ditemui dilokasi padaKamis (12/9).

Selain dimanfaatkan sebagai tempat wisata edukasi tentangtanaman anggrek, di tempat ini juga terdapat lab kultur jaringan tanamananggrek, rumah budidaya jamur, dan ruang inkubasi untuk ribuan bibit anggrek.

"Semuanya kami kelola secara profesional menggunakanteknologi. Agar ribuan bibit itu berhasil tumbuh dengan baik. Terus dibelakanggreen house akan ada kebun anggek yang mash dalam proses pembangunan,"tambah Ulum.

Selain melakukan pembudidayaan, tim dari Dinas Pertanianjuga akan memberi pelatihan kepada masyarakat sekitar. Pelatihan tersebu berupacara merawat tanaman anggek hingga pengendalian hama.

"Untuk pelatihan rutinnya nunggu diresmikan terlebihdahulu. Tapi selama ini yang sudah dilatih ada dari ibu-ibu PKK dan masyarakatsekitar yang ingin belajar," ujarnya.

Dengan adanya tempat tersebut, diharapkan mampu menghapusstigma negatif tentang eks lokalisasi yang berlokasi di Surabaya Barat ini.

"Nantinya saya harap warga sini bisa mengolah budidayajamur dan anggrek sebagai komoditas utama mereka," pungkasnya.

Taman anggrek ini berlokasi di Sememi Jaya Gang II, RW 1, RT3, Sememi, Kecamatan Benowo. Selain itu, tempat ini juga dibuka untuk umum dantidak dipungut biaya masuk. Pengunjung bisa datang pada hari Senin hingga Jumatdari jam 08:00 - 16:00, sedangkan untuk Sabtu dan Minggu buka darinjam09:00-15:00.(Sas/Ace)

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.