05 April 2025

Get In Touch

Jadikan DPRD Rumah Rakyat, PSI Surabaya Buka Pos Pengaduan

Jadikan DPRD Rumah Rakyat, PSI Surabaya Buka Pos Pengaduan

SURABAYA,LETRA.ID- Setelah berhasil menjadi fraksi baru di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membuat gebrakan. Satu minggu setelah pelantikan, anggota dewan dari PSI membuka pos pelayanan masyarakat. Pos aduan ini buka mulai hari Senin hingga Kamis, pukul 08.00 -10.00 WIB di ruang Fraksi PSI. Rakyat bisa mengeluarkan aspirasi dan uneg-uneg nya mengenai segela permasalah, terutama terkait tugas dewan maupun Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

 “Yang perlu dibantu,ya kita persilahkan masyarakat, seperti pengaduan tentang BPJS atau apa boleh.Nanti kita sampaikan ke dinas terkait,” Tjutjuk Supariono salah satu anggotaFraksi PSI DPRD Surabaya saat dihubungi lewat telepon, Kamis (12/9).

Menurutnya, tugas legislatif dengan eksekutif tentunyaberbeda. Jadi, tugasnya sebagai anggota legislatif hanya membantu menyalurkanaspirasi masyarakat kepada instansi terkait, seperti pemerintah kota.

Semenjak dibukanya pos pengaduan masyarakat, Tjutjukmengungkapkan, ada macam-macam pengaduan yang memang benar-benar perlu dibantu.Seperti masalah IMB, air PDAM mati, bahkan pengaduan yang dirasa tidak wajar.

“Contoh, pernah ada suami istri bertengkar masuk ke pospengaduan PSI. Kita ya cuma tertawa, tapi ya yak apa ya. Jadi kebanyakanmasyarakat tidak bisa membedakan. Akhirnya kita nggak jadi anggota dewan tapipenasihat pernikahan, ada juga yang seperti itu,” seru cerita dia.

Selain itu, ketika melakukan penyelesaian kebijakan, iamenjelaskan, PSI akan berkoordinasi dengan dinas terkait dengan cara dudukbersama. Karena, dia menilai selama Surabaya dipimpin oleh Wali Kota Surabaya,Tri Rismaharini telah mengalami banyak kemajuan.

“Kadang bawahannya kayak anak kecil nakal-nakal dikit, kalaubisa duduk rembukan kan enak dari pada langsung gontok-gontokan,” ujar dia.

Dari beberapa aduan yang masuk, PSI baru melakukan koordinasiterkait air PDAM yang mati pekan ini. Meski belum menyampaikan beberapa masalahyang telah diterima laporannya kepada instansi atau dinas terkait, pengaduanini akan disimpan dulu sambil menunggu pembentukan komisi.

Dengan adanya pos pengaduan masyarakat ini, Fraksi PSI berharapbisa lebih banyak mendengar keluh keash masyarakat. Terlebih tugasnya sebagaiwakil rakyat yang membuat peraturan daerah (Perda) agar bisa melakukanpengawasan bersama Wali Kota Surabaya.

 “Kita bisa sama-samasharing dengan masyarakat. Intinya, selama ini kami ingin menjadikan DPRDsebagai rumah rakyat, bukan sesuatu yang angker dan perlu ditakuti. Jadi kitaingin dekat dan merangkul rakyat,” harapnya. (Est/Ace)

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.