
Surabaya – Jumlahpasien yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Jatim bertambah119 orang. Dengan demikian jumlah kasus positif di Jatim sudah mencapai 386. Jumlahtersebut menempatkan Jatim di urutan ketiga nasional setelah DKI Jakarta danJawa Barat.
Dari penambahan 119 yang terkonfirmasi positif covid-19 ini,kenaikan yang paling banyak adalah kota Surabaya yaitu 83 orang. Kenaikantersebut hampir dua kali lipat dari jumlah sebelumnya yaitu 97 kasus, sehinggatotal kasus terkonfirmasi positif co vid-19 di Surabaya sudah mencapai 180kasus.
“Surabaya yang positif 180, PDP (Pasien Dalam Pengawasan) 502orang. Kita bisa melihat kenaikan yang sangat signifikan hampir dua kali lipat dariyang kemarin 97 yang positif di Surabaya. Sore hari ini, ada tambahan 83sehingga total 180 orang dengan positif covid-19. Hinterland Surabaya, Sidoarjopositif 31 dan PDP 103 orang, Kabupaten Lamongan positif tambah 10 orang,kemarin 13 sekarang 23, sama Sidoarjo kemarin 21 sekarang tambah 10. JadiSidoarjo dan Lamongan masing-masing, hari ini tambah 10 orang dengan konfirmasipositif covid-19,” kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung NegaraGrahadi, Minggu (12/4/2020) malam.

Dia juga menjelaskan bahwa penambahan terkonfirmasi positifcovid-19 juga terjadi di Kabupaten Gresik. Di kota pudak ini ada penambahan 4orang, sehingga total terkonfirmasi positif ada 14 orang. Sedangkan yang PDP ada80 orang.
Melihat kondisi seperti itu, Gubernur Khofifah akan melakukankoordinasi dan evaluasi yang lebih detail. Koordinasi dan evaluasi denganKapolda Jatim dan juga Pangdam V/Brawijaya akan dilakukan lebih intensif lagi. “Nantimalam, kami akan kembali melakukan koordinasi dengan Pak Kapolda dan Pak Pangdam,titik mana yang kemudian terdeteksi disitu ada pasien dengan pengawasan ataukahyang sudah terkonfirmasi positif covid-19. Jadi pada posisi seperti ini, kamiharus melakukan evaluasi lebih,” paparnya.
Evaluasi diantaranya dilakukan pada anjuran WHO. Dimana anjurantersebut akan terus menerus ditekankan. Dia menandaskan bahwa sejauh ini, pihaknyadan juga Kepala Gugus tuga dan seluruh elemen di negeri ini tidak berhentimemberikan anjuran agar terus menerus tinggal di rumah dan hanya keluar rumahuntuk kepentingan strategis atau urgen. Kemudian melakuan physical distancingdan keluar rumah menggunakan masker, pola hidup bersih dan sehat, olah raga,dan berjemnur di jam pagi yang ultravioletnya positif untuk badan.
Di satu sisi, secara detail Gubernur menyebutkan penambahan119 orang terkonfirmasi positif covid-19 diantaranya terjadi di KabupatenSidoarjo ada 10, Kota Probolinggo ada 1, Kabupaten Kediri ada 2, Kabupaten Situbondoada 3, Kabupaten Jombang ada 1, Kabupaten Tulungagung ada 3, Kabupaten Gresikada 4, Kabupaten Bangkalan ada 1, Kota Surabaya ada 83, Kabupaten Lamongan ada 10,dan Kabupaten Pamekasan ada 1.
“Kita juga bersyukur bahwa ada 4 lagi pasien yang sudahterkonfersi negative. Jadi dari 4, ada 2 Surabaya, 1 kediri, 1 Sidoarjo. 4orang yang terkofersi negative berarti mereka sembuh. Tapi, kembali kita jugaberduka, bahwa ada 3 orang pasien postif covid-19 yang meninggal dunia, 1 darilumajang dan dua dari Kabupaten Kediri,” tandasnya.
Sementara untuk perkembangan totalnya diketahui bahwa kasuspositif di Jatim ada 386, dan yang masih dirawat ada 288 orang. Jumlah PDP ada 1.383dan yang masih diawasi 841 pasien. Serta ODP ada 14.092 dan yang masih dipantau ada 8.147 orang. Jumlah total yang sudah sembu ada 69 orangdan yang meninggal dunia total ada 29 orang. (ufi)