07 April 2025

Get In Touch

Gebrakan Penggiat Fashion dalam

Belinda Amaliyah (hijau), Rey Wu (tengah), dan Rulli Suprayugo (pink).
Belinda Amaliyah (hijau), Rey Wu (tengah), dan Rulli Suprayugo (pink).

MALANG (lenteratoday ) -  #KayutanganStreetStyle merupakan wadah yang diciptakan untuk masyarakat Malang terkhusus muda mudi yang ingin bebas mengekspresikan gaya berbusana mereka. Seperti namanya, gerakan ini diadakan di Kayutangan Heritage Malang, mulai dari tanggal 20 hingga 22 Juli 2022.

Ketika ditemui langsung di lokasi, 3 founder gerakan #KayutanganStreetStyle yaitu Belinda Ameliyah, Rulli Suprayugo, dan Rey Wu, menuturkan bahwa alasan yang melatarbelakangi diadakannya #KtSS ini adalah rasa ingin menunjukkan ekpresi bebas bergaya dan berbusana kepada masyarakat. Selain itu, ketiganya juga menyebutkan bahwa ingin memberdayakan desainer non asosiasi yang mana memiliki karya spektakuler namun kurang mendapat apresiasi.

“Lokasi Kayutangan Heritage ini dipilih karena kita terinspirasi dari SCBD yang kemarin itu, jadi agar kawasan heritage yang merupakan ruang publik ini menjadi semakin eksis dengan adanya hiburan fashion, bukan hanya musik saja seperti selama ini," jelas Rulli Suprayugo, selaku salah satu founder dari #KayutanganStreetStyle, Jumat (22/7/2022)

Selanjutnya, Rulli juga menyatakan bahwa respon masyarakat cukup beragam, namun lebih banyak respon pro dibanding kontra, dimana komentar kontra adalah mereka yang tidak memahami konsep dari gerakan ini dan terkesan memandang negatif.

Untuk kedepannya, baik Rulli, Belinda, dan Rey mengharapkan untuk dapat membentuk culture baru yang nantinya kaum muda bisa dress up sesuai dengan kebutuhan mereka. Kemudian harapan lain adalah untuk dapat menjadikan Malang sebagai first city fashion yang ada di Jawa Timur.

Terakhir, Rulli menambahkan jika kemungkinan juga akan membentuk sebuah komunitas untuk teman teman penggiat fashion, melihat besarnya animo untuk gerakan hari ini. (*)

Reporter: Santi Wahyu | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.