07 April 2025

Get In Touch

Jamaah Haji Asal Bojonegoro Ini Sering Hilang Saat Beribadah

Parti bersama suami dan dua petugas haji saat tiba di asrama haji Surabaya.
Parti bersama suami dan dua petugas haji saat tiba di asrama haji Surabaya.

SURABAYA (Lenteratoday) - Pelaksanaan ibadah haji sering kali diwarnai dengan kejadian kejadian unik. Pada musim haji tahun ini juga ada kisah unik dari jamaah asal Bojonegoro yang tergabung dalam kloter 3 embarkasi Surabaya.

Parti, yang kini berusia 56 tahun ini sudah lama merencanakan untuk bisa ibadah haji bersama sang suami. Dan tahun ini, keinginan tersebut dikabulkan Allah. Mereka akhirnya berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan rukun Islam kelima tergabung dalam kloter 3 dari embarkasi Surabaya.

Sebetulnya, Parti termasuk orang yang jarang bepergian, apalagi bepergian jauh. Maka, haji kali ini bisa menjadi pengalaman yang tak terlupakan seumur hidupnya. Dia bisa terbang ke Mekkah bersama sang suami.

Tanpa pengalaman bepergian jauh ini, maka banyak lika-liku dijalani Parti saat menjalankan rukun Islam kelima. Bahkan sering kali apa yang terjadi padanya diluar nalar sekaligus mengesankan. Selama di Tanah Suci dan menjalankan ibadah, Parti sering kali lepas dan hilang dari rombongannya. 

Lantas bagaimana, Parti bisa lepas dan hilang? menurut pengakuannya dia sebenarnya merasa telah mengikuti temannya, namun tiba-tiba temannya menghilang. "Saya itu tadi diajak jamaah jalan bareng, terus saya ikuti, lalu tiba-tiba hilang," ujarnya heran.

Tentu, petugas haji pun berupaya keras untuk menemukannya. Akan tetapi, Parti sering kali malah lari ketakutan ketika didatangi petugas haji dari Indonesia yang mencarinya. Dia selalu menghindari petugas haji yang datang. Dia semakin takut karena merasa dikejar dan digandeng oleh tiga pria besar.

"Saya itu gak tau saya pikir orang jahat, saya dipegangi orang tiga, saya takut nanti kalau diperkosa gimana?, jadi waktu dikejar saya lari, ternyata gak taunya petugas dari Indonesia," imbuhnya sambil tertawa, Selasa (19/7/2022).

Suami Parti juga membenarkan kalau istrinya sering hilang, dia juga ikut mencari istrinya. DIa mengaku kalau tidak bersama istri karena tergabung dengan rombongan jemaah pria dalam pelaksanaan ibadah haji ini.

Mochammad Charis, Ketua Kloter tiga menuturkan, dia harus bekerja lebih ekstra untuk menemukan jamaahnya yang hilang. Hingga suatu ketika, ujar Charis saat berada di Bir Ali Madina, satu bus menunggu berjam-jam sampai Parti yang saat itu hilang ditemukan.

"Pernah hilang sampek saya cari keliling sudah ketemu, mau lari, saya kejar lagi, takut minta pulang. Kemudian hilang lagi, pokoknya setiap ketemu petugas takut minta pulang. Begitu terus, sampai pernah ketika di Madina, Bir Ali, ketika mau umroh. Semua bus sudah berangkat, tinggal bus saya saja, itu menunggu mencari Bu Parti. Sampek semua tim saya kerahkan ternyata ketemunya di dalam bus tim Jakarta," ujar ketua kloter tiga.

Kini akhirnya, Parti sudah kembali lagi dari Tanah Suci. Dengan menggunakan pesawat nomor penerbangan SV5006 kloter 3 di Bandar Udara Internasional Juanda hari ini Senin (18/7/2022) kemarin. Selanjutnya dengan menggunakan 11 bus, 446 orang jemaah haji dan 4 orang petugas tiba di Asrama Haji Debarkasi Surabaya pukul 11.10 WIB. (*)

Reporter : Lutfi | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.