07 April 2025

Get In Touch

Zona Merah Bertambah Tiga Daerah, Gubernur Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Zona Merah Bertambah Tiga Daerah, Gubernur Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Surabaya –Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta pada semua masyarakatuntuk semakin meningkatkan kewaspadaan dan jangan panik dalam menghadapi wabah viruscorona (covid-19). Hal ini seiring dengan bertambahnya tiga daerah yang menjadizona merah di Jatim yaitu Bojonegoro, Pacitan dan Bangkalan.

“Posisi-posisi seperti menjadikan kita semua sudah harussemakin waspada dan jangan panic. Karena sesungguhnya kewaspadaan kitamenjadikan kita semakin hati-hati bukan malah menjadikan panic, bukan sepertiitu,” tandasnya saat konferensi press di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis(9/4/2020).

Dari data yang disampaikan, ada penambahan 27 kasus positifdi Jatim, sehingga jumlah kasus yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus coronaatau covid-19 menjadi 223 kasus, dari jumlah tersebut yang masih dalam perawatanada 149 orang.

“Hari ini kita melihat ada tambahan yang positif  1 di Kota Batu, 2 di Kabupaten lumajang, tambah3 di Kabupaten Gresik, tambahan 1 di Kabupaten Bangkalan, kemudian 1 diKabupaten Nganjuk, tambahan 2 di Kabupaten Tulungagung, dua lagi di KabupatenSidoarjo, 1 di Kabupaten Jombang, 2 di Kabuoaten ponorogo, ada 1 di Kita Kediri,kemudian tambahan 9 di Kota Surabaya, ada 1 di Kabupaten Pacitan,  dan 1 di Kabupaten Bojonegoro,” kata Khofifah.

Dari data diatas, maka yang pada awalnya daerah yang masukpada daerah terjangkit ada 25 kabupaten dan kota, maka hari area terjangkitsudah tambah lagi Pacitan, Bojonegoro dan Bangkalan. Untuk itu, Gubernurmeminta pada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan berlipatganda.

“Teman-teman semua, kami semua, punya tugas yang sama untuktetap mengajak masyarakat tinggal di rumah, hanya keluar rumah untuk kepentinganyang urgen, untuk logistik, untuk kesehatan atau kaitan dengan perekonomian danperdagangan. Pastikan ketika keluar rumah menggunakan masker dan masker darikain yang bisa dicuci dan dipakai kembali,” tegasnya.

Gubernur Khofifah juga menyatakan rasa bersyukurnya sebabjumlah kesembuhan dari yang positif kemudian terkonfersi negative tercatat25,56 %. Jumlah tersebut merupakan prosentasi tertinggi selama ini. Gubernurmengatakan bahwa untuk hari ini ada tambahan 11 orang yang sembuh sehinggatotal menjadi 57 orang dari sebelumnya 46 orang.

“Hari ini kembali kita tidak berhenti bersyukur bahwa seluruhtenaga kesehatan di Provisi Jatim telah memberikan dedikasi yang luar biasa,sehingga angka kesembuhan positif terkonfersi negatif atau sembuh perhari initercatat 25,56 % dari update kita setiap sore. Ini adalah prosentasi tertinggidan mudah mudahan dari hari ke hari makin banyak pasien yang terkonfirmasi positifdapat dilayani dengan baik dan akhirnya sembuh,” tandasnya.

Sementara itu, pada data tersebut juga diketahui bahwa jumlahkasus PDP mencapai 1.260, dari jumlah tersebut orang yang masih diawasi ada 831orang. Kemudian untuk ODP ada 13.006 kasus dan yang dipantau ada 8399 orang.Untuk yang pasien sembuh diantaranya dari Sidoarjo ada 2 orang, Kabupaten Kediriada 1 orang, Kabupaten Jember ada 1 orang, Kota Kediri ada 1 orang, Surabaya ada2 orang, dan Situbondo  ada 4 orang.(ufi)

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.