07 April 2025

Get In Touch

Ketika Hasil Tes PCR Calon Jamaah Haji Dinyatakan Negatif Covid…

Jamaah Calon Haji antre tes PCR di Puskesmas Gunung Anyar Surabaya
Jamaah Calon Haji antre tes PCR di Puskesmas Gunung Anyar Surabaya
Dr. Aryo Nugroho, M.T.

SALAH satu syarat wajib calon jamaah haji, termasuk dari Indonesia untuk bisa mendarat dan masuk di Arab Saudi adalah hasil tes PCR Covid-19 negatif.

Syarat ini menjadi aturan mutlak dari pemerintah Arab Saudi. Jika sebelumnya hasil tes PCR hanya berlaku 48 jam. Sekarang berubah. Kewajiban melakukan test pada H-2 sebelum keberangkatan atau 72 jam sebelum keberangkatan.

Syarat lainnya: semua jamaah sudah mendapatkan vaksin Covid19 minimal 2 kali, dan vaksin meningitis serta anjuran menambah vaksin influensa.

Hari Selasa (28/6/2022) bagi jamaah haji Kota Surabaya kloter 37 menjadi momen yang menegangkan. Kloter 37 ini rencananya akan berangkat ke Tanah Suci Hari Kamis (30/6/2022)

Sesuai arahan dari puskesmas lokasi tempat tinggal, para jamaah harus siap hari Selasa (28/6/2022) pukul 07.00 wib. Karena jam 08.00 wib spesimen segera dikirim ke Lakesda.

Sambil menunggu giliran tes PCR terlihat sepintas wajah cemas penuh harap dari para jamaah. Namun, mereka tetap hangat saling menyapa.

Sesekali keluar ucapan, "Mugi-mugi sedoyo saget berangkat (semoga semua jamaah bisa berangkat". Seketika itu diamini para peserta lainnya.

Tangan jamaah ada yang mengoleskan minyak kayu putih di area depan hidung. Lalu menghirup aromanya dalam-dalam. Menurut penjelasan, hal itu adalah salah satu ikhtiar yang dipercaya dapat melancarkan test PCR.

Malahan ada yang melakukan  anjuran agar minum air kelapa muda dan membasuh hidung dengan air garam.

Satu persatu jamaah dipanggil untuk test PCR dengan mengusap pada lubang hidung. Lumayan terasa cukup dalam dan terasa benda asing di rongga hidung.

Petugas Puskesmas memberikan informasi, jika hasilnya dapat diketahui pada hari Rabu (29/6/2022). Hasil tes PCR juga akan diinformasikan melalui Whatsapp Grup (WAG).

Saya melihat, satu persatu jamaah yang sudah selesai test meninggalkan Puskesmas. Wajah mereka bisa dibilang: tegang!

Kabar baik itu datang juga

Tiba-tiba salah seorang jamaah mengabarkan, "Alhamdulillah kami seluruh peserta PCR di Puskesmas Bulak Banteng Surabaya dinyatakan negatif".

Pesan ini disampaikan hari Selasa (28/6/2022) sekitar pukul 11.00. Tentu mengagetkan. Koq bisa secepat itu. Padahal sudah mendapat penjelasan hasil PCR akan keluar hari Rabu (29/6/2022) atau setelah 24 jam

Ada jamaah yang cukup kritis. Dia minta supaya hasilnya dibagikan (share) ke WAG. Setelah disebarkan, pesan tersebut berasal dari petugas Puskesmas yang isinya ternyata merupakan doa agar kelak, semua hasilnya negatif.

Kalimat itu sudah ditafsirkan sebagai hasil tes PCR. Semua anggota KBIHU menjadi maklum. Itulah potret antusias dan menggebunya harapan untuk dapat berangkat haji.

Allah meridhoi doa dan harapan kami semua. Pada pukul 11.45 wib (Rabu, 29/6/2022) semua data sudah masuk. Masing-masing dari Kecamatan Kalirungkut, Gayungan, Keputih, Mojo, Tenggilis, Perak Timur, GunungAnyar dan Menur. Hasil tes PCR dinyatakan: negarif.

Artinya, jamaah calon haji kloter 37 Embarkasi dari KBIHU Nurul Hayat Surabaya semuanya dapat berangkat ke tanah suci. Alhamdulillah. Aamiin Yaa Rabbal Alaamin!

Penulis: Dr. Aryo Nugroho, M.T. -Dosen/Jamaah Haji Kloter 37 Surabaya|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.