05 April 2025

Get In Touch

Film Anak Garuda, Sekelumit Sukses Jebolan SPI

Film Anak Garuda, Sekelumit Sukses Jebolan SPI

Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) yang berada di KotaBatu ini dikenal sebagai sekolah yang menginspirasi.  Bahkan lulusan Sekolah SPI mampu memutuskankemiskinan dalam keluarga dan mencetak anak yang dulu tak mampu kini sukses dibidangnya masing-masing. Sekolah dengan murid-murid menginspirasi ini punrupanya mampu memikat produser film untuk dikisahkan dalam sebuah film.

Film ‘Anak Garuda’. Merupakan film yang mengisahkan tujuhalumni Sekolah SPI, yaitu Olfa, Robet, Yohana, Dila, Sayyidah, Wayan, danSheren. Mereka yang kini telah sukses menjadi wirausaha dan pengurus unit usahayang dikelola SPI.

Produser Film ‘Anak Garuda’, Verdi Solaiman menyampaikan,jika Sekolah SPI berbeda dengan sekolah lain pada umumnya. Pasalnya, sekolahini hanya mengkhususkan pada anak putus sekolah, yatim, yatim piatu dan anakyang benar-benar tidak mampu. Bahkan, sekolah tersebut tidak menerima siswadari orang tua yang berada. 

“Cara mendidiknya pun berbeda. Mereka diajarkan untuk terusberjuang tanpa kenal lelah dan disatukan sinerginya mengatasi perbedaan untukmaju dan berjuang nersama,” kata Verdi saat promo Film ‘Anak Garuda’ diTunjungan Plaza Mall, Surabaya, Sabtu (7/9).

Meski film berceritakan sekolah tak sedikit di Indonesia,namun yang membuat berbeda dari film Sekolah SPI dengan film sekolah lain yaitucara pendidikannya yang tak lazim.

Pun, dalam kurun pendidikan lima sampai tujuh tahun, SekolahSPI tak hanya mencerdaskan saja, melainkan menyejahterakan muridnya yang kiniberjumlah 300 anak. “Merubah masa depan, menanggulangi masalah kehidupan. Ituyang lebih penting nilainya dari pada nilai di isi rapot,” ujar dia.

“Tahu ada semangat itu di SPI dan film menjadi mercusuarnya,dari film kita bisa menyampaikan bahwa ini bukan teori dan fiksi tapi ada danterjadi,” jelasnya.

Sementara itu, pemeran Koh Jul inspirator Sekolah SPI, KikiNarendra mengungkapkan tantangan pada penggarapan film ini, yaitu semua orangyang dikisahkan asli dan masih ada. Tak seperti film hang diangkat dari ceritafiksi, Kiki dapat berinteraksi dan menyesuaikan diri hingga dapat menjiwaiseperti Koh Jul.

“Tantangannya bisa memberi warna yang berbeda. Motivasisemangat hidup inti dari anak-anak itu apa? Itu tantangan terbesar,” kata Kiki.

Jika hanya gesture, lanjut dia, itu bukan pada sasaranpenggarapan film ‘Anak Garuda’. Melainkan inti yang di dapatkan dari perjalananhidup selama di Sekolah SPI.

“Kita mendapat tujuan dan kisah hidup, karena apa dan kitabisa memberikan warna baru bagi mereka,” pungkasnya. Perlu diketahui, film‘Anak Garuda’ yang telah dipersiapkan sejak Juni 2019 akan tayang pada awaltahun 2020. (Est)

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.