
Sidoarjo - Tiga Rumah Sakit (RS) di Sidoarjo yang dijadikan sebagai RS rujukan penanganan covid-19 mengalami kendala kurangnya Alat Pelindung Diri (APD) termasuk maskers N 95. Hal itu diketahui Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin saat melakukan kunjungan ke RS rujukan.
Ada tiga RS yang didatangi rombongan Wakil Bupati dan Satgas Covid-19 Pemkab Sidoarjo adalah rumah sakit Mitra Keluarga – Waru, kemudian rumah sakit Siti Khadijah – Taman dan terakhir rumah sakit Anwar Medika Balongbendo, Selasa, (31/3/2020).
Di rumah sakit Mitra Keluarga Waru, yang saat ini sedang menangani 4 pasien PDP diketahui memiliki daya tampung 6 pasien. Dari pengamatan dilokasi oleh satgas penanganan Covid-19 Pemkab Sidoarjo, penanganan pasien PDP (Pasien Dalam Pengawasan) di RS tersebut cukup bagus. Mereka sudah menerapkan standart SOP (Standar Operasional Prosedur) mulai dari ruangan isolasi hingga tenaga medis sudah diberi ruangan khusus.
Hal yang sama juga dilakukan di RS Siti Khadijah Taman, yang saat ini merawat dua pasien PDP. Pelayanan terhadap pasien covid-19 sangat siap. Dari pantauan di lokasi, nampak ruang isolasi yang tersedia bisa menampung 6 pasien. Sedangkan RS Anwar Medika saat ini sedang merawat tiga pasien PDP, sedangkan ruang isolasi mampu menampung 4 orang pasien.
Dari hasil kunjungan terhadap tiga rumah sakit tersebut, permasalahan yang ditemukan adalah kurangnya ADP termasuk masker N95. Mereka, para pengelola rumah sakit rujukan berharap kepada Pemkab Sidoarjo agar segera mengirim APD dan masker N95.
Wabup Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin yang juga sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid-19 mengatakan sudah memesan APD dan masker N95. Bila barang tersebut sudah datang, maka Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo akan segera mendistribusikan kepada RS rujukan di Sidoarjo.
“Kita datangi langsung ke setiap rumah sakit rujukan untuk melihat langsung penanganan pasien PDP maupun pasien positif covid-19. Dari pengamatan langsung, ketiga rumah sakit rujukan sangat siap dalam mengangani pasien covid-19,” ujar Wabup Nur Ahmad.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo dr. Syaf Satriawarman menyarankan jika ada bantuan APD maupun masker selain dari pemerintah silahkan diterima. Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo saat ini juga tengah mengupayakan mendatangkan APD dan masker.
Syaf juga menekankan kepada para petugas medis yang menangani khusus pasien covid-19 harus menjaga kesehatannnya dengan menerapkan protokol kesehatan selama penanganan pasien di ruang isolasi.
“Jangan sampai ada lagi tenaga medis di Sidoarjo yang terpapar covid-19, cukup dua saja. Saya minta kepada manajemen rumah sakit rujukan untuk mengatur ritme kerja dengan baik agar tenaga medis tidak kelelahan”, ucap Syaf.
“Mengenai APD dan masker, kita secepatnya akan bagikan kepada rumah sakit rujukan jika barang yang kita pesan sudah sampai,” katanya. (Pin).