07 April 2025

Get In Touch

Positif Corona di Jatim Tambah 2 Orang, Satu Sembuh Berusia 76 Tahun

Positif Corona di Jatim Tambah 2 Orang, Satu Sembuh Berusia 76 Tahun

Surabaya – GubernurJawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan update data perkembangancovid-19 di Jatim. Dari perkembangan itu diketahui, yang terkonfirmasi positifterinfeksi corona (covid-19) di Jatim bertambah 2 orang menjadi 93 orang. Sedangkanyang dinyatakan sembuh ada tambahan 1 orang dan yang meninggal juga adatambahan 1 orang.

Gubernur mengatakan penambahan positif corota terjadi satu dariKabupaten Gresik dan satu dari Madiun. “Kabar bahagia berikutnya, satu orangsembuh dari Surabaya, ini umurnya 76 tahun. Saya ingin menyampaikan kepadateman-teman semua bahwa proses yang diberikan pada pelayanan medik pasiendengan covid positif, kemampuan para tenaga medis paramedik bisa memberikanpelayanan terbaiknya dan yang sembuh ini umurnya 76 tahun,” tandas Khofifahdalam konferansi pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (31/3/2020).

Dia juga menandaskan untuk yang meninggal ada tambahan satu orang,sehingga dari yang sebelumnya 7 orang kini menjadi 8 orang meninggal. Sementaradari data yang ada, diketahui bahwa jumlag Pasien Dalam Pengawasan (DPD) 420orang, dan yang Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada 6.565 orang.

Ketua Gugus Kuratif Covid-19 dr Jono Wahyuhadi menambahkandengan penambahan jumlah PDP yang relative lebih sedikit dibandingkan denganjumlah ODP, dia berharap ini sebagai kabar baik. Dengan banyaknya ODP maka timtracing berjalan dengan baik. Sementara dengan jumlah PDP yang peningkatannyatidak signifikan, maka ada kemungkinan terjadi pembentukan imun di dalam tubuhuntuk melawan virus ini.

“Moga-moga satu tanda bahwa sudah muncul imunitas dari kitasemuanya untuk melawan virus itu. Kalau itu yang terjadi maka mungkin kuasayang Maha Kuasa, artinya ndak sampai Mei bisa cepat selesai tapi. Saya melihat yangdatang ke rumah sakit dr Sutomo sekarang sudah tidak separah yang dahulu,” kataJoni.

Namun demikian dia tetap mengharapkan supaya tetap waspada.Harus tetap ada pakai masker terus karena berada di daerah terjangkit. “Moga-mogakita sudah punya antibodi untuk melawan ini, sehingga yang positifperjalanannya lambat, PDP-nya juga, tapi orang-orang flu like syndrome yangterdeteksi oleh kawan-kawan,” pungkasnya. (ufi)

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.