07 April 2025

Get In Touch

Jadi Rujukan Covid-19, RSUD Ngudi Waluyo Blitar Siapkan 25 Ruang Isolasi dan Tim Medis Khusus 24 Jam

Jadi Rujukan Covid-19, RSUD Ngudi Waluyo Blitar Siapkan 25 Ruang Isolasi dan Tim Medis Khusus 24 Jam

Blitar - Warga Kabupaten Blitar kini tidak perlu takut menghadapi wabah Virus Corona (Covid-19), karena Pemerintah Provinsi Jawa Timur menunjuk RSUD Ngudi Waluyo Wlingi menjadi rumah sakit rujukan.

Penunjukan ini disampaikan Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, dr Endah Woro Utami jika Pemprov Jatim menambah rumah sakit rujukan di Jatim, menyusul meningkatnya penyebaran dan korban Covid-19. "Ibu Gubernur Jatim sudah menerbitkan SK untuk penambahan rumah sakit rujukan, dalam menangani pasien kasus Covid-19 di antaranya RSUD Ngudi Waluyo Wlingi di Kabupaten Blitar ini," tutur Woro panggilan dr Endah Woro Utami.

Dijelaskan dr Woro sebelumnya di Blitar, hanya ditunjuk RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, namun karena pandemi semakin meluas dan banyak pasien yang harus ditangani. "Maka ada tambahan rumah saki rujukan, semula 44 sekarang ada 75 RS termasuk RSUD Ngudi Waluyo Wlingi," jelasnya.

Dengan penunjukkan ini dr Woro menyampaikan warga Kabupaten Blitar tidak perlu jauh-jauh ke Malang dan Kediri, jika ada pasien rujukan kasus Covid-19 dari puskesmas yang ada di kecamatan tandasnya.

Untuk menindaklanjuti penunjukkan ini, diungkapkan dr Woro sudah menyiapkan 25 ruang isolasi khusus untuk menangani pasien Covid19. Bahkan juga disediakan Poli Khusus Covid-19 di dekat IGD, untuk menangani pasien yang sudah ada rujukan bisa langsung ditangani. "Fasilitas dan sarana prasarana yang disiapkan sudah sesuai standar penanganan Covid-19, mulai Alat PelindungDiri (APD) untuk petugas seperti masker khusus N59, sarung tangan, kaca mata hingga baju," ungkapnya.

Selain ruang isolasi khusus dan sarana prasarana medis, ditambahkan dr Woro jika pihaknya juga sudah membentuk Tim Media Khusus menangani kasus Covid-19 ini. Beranggotakan dokter spesialis paru, dokter umum dan perawat yang memenuhi standar penanganan pasien Covid-19. "Tim medis khusus ini di SK kan, siaga 24 jam di ruang isolasi beranggotakan tenaga medis yang berusia muda dan energik siap bekerja kapan pun," pungkasnya. (ais)

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.