07 April 2025

Get In Touch

Terdapat 1.068 ODR Corona, Pemkab Kediri Semprot Disinfektan Hingga Desa

Terdapat 1.068 ODR Corona, Pemkab Kediri Semprot Disinfektan Hingga Desa

Kediri – Angka Orang Dengan Risiko (ODR) di wilayah Kabupaten Kediriterus meningkat, per Rabu (25/3/2020) mencapai 1.068 orang. Untuk itu upaya menekan kasus berkembang dan penyebaran Covid-19(Virus Corona),  Pemkab Kediri bersamaaparat dan masyarakat melakukan penyemprotan disinfektan di tingkat pedesaan.

Seperti dilakukan di seluruh wilayah Desa Jambu, KecamatanKayen Kidul, Selasa (24/3/2020). Pemerintah desa setempat menggunakan 24 unit alat semprot dan menghabiskan 1.600liter untuk melakukan penyemprotandiseluruh kawasan pemukiman desa.

“Desa Jambu itu terdiri dari 6 Dusun, dan untukpenyemprotan difokuskan terhadap tempat umum, serta rumah-rumahpenduduk,” ujar Kepala Desa Jambu, Agus Joko Susilo.

Sementara, Kapten Inf Muryono, Komandan Koramil Pagu/Kodim 0809 Kediri yangterlibat kegiatan tersebut  mengatakan, 4 anggotanya bersamaanggota dari Polsek Pagu ikut membantu menyiapkan 4 unit alat semprot.

Kepala Puskesmas Kayen Kidul, dr. Anita yang ikut dalam kegiatanitu mengimbau kepada warga, khususnya masyarakat Desa Jambu agar menjauhikerumunan massa, serta menjaga kebersihan dan menjaga pola makan sehat.

Sementara itu data yang dirilis website Covid 19 Kedirikab.go.id, Rabu (25/3/2020) hingga pukul 21.00WIB menyebutkanODR naik tajam menjadi 1.068 (proses pemantauan 870 orang dan selesaipemantauan 198 orang). Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) jadi 36 orang (Proses pantau 33 orang dansehat 3), Pasien Dalam Pengawasan (PDP)ada 4 orang (masih dirawat 2 dan pulang serta sehat 2orang).

Seperti diketahui ODR  adalah orang tanpa gejala seperti demam,batuk, pilek, namun memiliki riwayat perjalanan dari daerah terjangkitCovid-19. Sedang ODP adalah orang yang mengalami demam lebih dari 38 derajatCelcius atau riwayat demam, jugaada gejala gangguan sistem pernapasan seperti pilek, sakit tenggorokan, batuk, dan tidak adapenyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

Kemudian, 14 hari terakhir sebelum timbul gejala, memenuhi salah satu kriteria yaitu memiliki riwayatperjalanan atau tinggal di luar negeri yang melaporkan transmisi lokal, memiliki riwayatperjalanan atau tinggal di area transmisi lokal di Indonesia. Baik ODR maupun ODPtidak perlu perawatan di rumah sakit.

Sedang PDP adalah orang telah mengalamiinfeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yaitu demam lebihdari 38 derajad Celsius. Kemudian ada riwayat demamdisertai salah satu gejala penyakit pernapasan seperti batuk, sesak nafas, sakit tenggorokan, pilek, pneumonia ringan hinggaberat dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

Pada14 hari terakhir sebelum timbul gejala dan memenuhi salah satu kriteria yaitu memiliki riwayatperjalanan atau tinggal di luar negeri yang melaporkan transmisi lokal, memiliki riwayatperjalanan atau tinggal di area transmisi lokal di Indonesia dan harusmenjalani perawatan di rumah sakit. (gos)

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.