Wakil Wali Kota Surabaya Sebut Kasus Covid-19 Terus Menurun, Surabaya Siap PTM 100 Persen

SURABAYA (Lenteratoday) – Data kasus Covid -19 di Surabaya terkonfirmasi 84 kasus dan jumlah pasien sembuh mencapai 108.275 jiwa. Angka ini sudah menunjukkan peningkatan kesehatan warga Surabaya cukup baik. Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pun mengizinkan sekolah-sekolah menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) secara penuh atau 100%.
Ini diungkapkan oleh Direktur Jendral Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendibudristek Jumeri, seperti dilansir sebuah media. Namun, sekolah yang dapat menerapkan PTM 100 persen harus memenuhi syarat yang meliputi pembelajaran paling lama sebanyak 6 jam pelajaran per hari dan capaian vaksinasi dosis kedua pada pendidik ataupun tenaga kependidikan sudah diatas 80 persen serta berada pada wilayah PPKM level 1 dan level 2.
Menanggapi kabar tersebut, Wakil Walikota Surabaya Armuji menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan tengah menyiapkan teknis untuk penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen. "Kalau memang mengacu ketentuan Pemerintah Pusat kita sudah level 2 dan Vaksinasi telah melampaui target baik dosis pertama maupun kedua," ungkap Cak Ji.
Armuji menyampaikan bahwa saat ini Dinas Pendidikan masih melakukan Kajian dan Evaluasi Penyelenggaraan PTM sembari terus meningkatkan target vaksinasi dosis ketiga. "Saya memahami bahwa anak - anak Surabaya sudah kangen untuk bisa bertatap muka lagi dalam kegiatan belajar mengajarnya, tapi ini disiapkan sebaik mungkin agar saat berjalanannya PTM tidak ada kendala nantinya," tegas Cak Ji.
Ia juga menyampaikan Pihaknya juga melakukan swab rutin kepada pelajar Surabaya , PTM 100 persen di Surabaya direncanakan diikuti 661 sekolah dasar (SD) dengan perincian 285 SD Negeri dan 376 SD Swasta, serta 331 sekolah menengah pertama (SMP) meliputi 63 SMP Negeri dan 268 SMP Swasta.
Reporter : Miranti Nadya | Editor : Endang Pergiwati