
Blitar - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar menyebutkan ada 12 warga, yang termasuk Orang Dalam Pantauan (ODP). Mereka diketahui baru pulang dari beberapa negara, yang sudah terpapar Virus Corona.
"Jumlah 12 orang itu total keseluruhan yang masuk dalam ODP mandiri, yaitu diisolasi di rumahnya masing-masing," tutur Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar, M Muchlis, Selasa(17/3/2020).
Dijelaskan Muchlis, ke 12 ODP di Kota Blitar tersebut, baru pulang dari beberapa negara yang terpapar Virus Corona, seperti Malaysia, Singapura, Korea Selatan dan China. Sebagian ODP itu mengalami sakit seperti batuk, pilek dan sesak napas, setelah pulang dari beberapa negara terpapar Virus Corona.
"Mereka kami minta isolasi mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing, dan dipantau petugas kesehatan," jelasnya.
Diungkapkan Muchlis masa isolasi mandiri untuk 11 ODP masih berjalan sampai sekarang, jika dalam 14 hari para ODP tidak menunjukan gejala sakit maka mereka bisa beraktivitas normal kembali. "Kondisinya semakin membaik, InsyaAllah semua sehat kembali," ungkapnya.
Sementaran untuk 1 orang lainnya yang awalnya masuk ODP di Kota Blitar, selama 14 hari dinyatakan sehat oleh Kementerian Kesehatan. Satu ODP pertama itu mahasiswa dari Kota Blitar, yang kuliah di Wuhan China.
Sebelumnua ODP tersebut sudah menjalani karantina selama 14 hari di Natuna, dari hasil karantina dinyatakan sehat dan sudah mendapatkan surat pernyataan sehat dari Kementerian Kesehatan. "Jadi sekarang tinggal 11 orang dengan status ODP, yang masih menjalani isolasi," pungkasnya.(ais)