06 April 2025

Get In Touch

WHO : Virus Corona Pandemi Global

WHO : Virus Corona Pandemi Global

Surabaya - WHO resmi menyatakan bahwa Covid-19 yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 sebagai pandemi global. Dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan, penyakit ini telah menyebar ke 123 negara dengan lebih dari 126.000 orang terinfeksi. Di awal kemunculan virus ini, beberapa ahli memprediksi bahwa Covid-19 bisa menjadi pandemi selanjutnya.

World Health Organization (WHO), badan kesehatan dunia di bawah PBB menyatakan, pandemik terjadi jika telah memenuhi tiga situasi utama, yang meliputi; kemunculan penyakit baru, menginfeksi manusia, dan menyebar berkelanjutan antar sesama manusia itu sendiri.

Berkaitan dengan keadaan dunia saat ini, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan bahwa wabah Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 sudah masuk kategori pandemik sejak Rabu (11/3/2020) jelang tengah malam.

Menurut data yang dimiliki WHO, Ghebreyesus menginformasikan, sekarang ada lebih dari 118.000 kasus di 114 negara, dengan 4.291 orang telah kehilangan nyawa.

Dengan demikian, dia mengatakan itu telah mencapai tahap dimana wabah Covid-19 dapat digambarkan sebagai pandemi.

Menurut Tedros, wabah Covid-19 merupakan krisis yang mempengaruhi setiap sektor di seluruh dunia, sehingga per hari ini, sudah menjadi urusan semua orang di dunia.

Menurutnya, semua negara masih dapat mengubah arah pandemi ini. Tindakan cepat dapat mencegah kelompok yang lebih besar dan transmisi komunitas.

Namun dia berasumsi, tantangan sebenarnya bukanlah apakah sebuah atau semua negara dapat mengubah arah virus, tetapi apakah mereka mau? Dalam hal ini Tedros bicara soal tekad bulat negara-negara untuk menghadapi sekaligus mengakhiri penyebaran Covid-19.

Dirinya mengatakan seperti ini karena kenyataan yang ditemukan di lapangan adalah, masih banyak negara di dunia yang kurang menunjukkan tekad kuat dalam penanganan Covid-19 di tengah negara-negara lain yang berjuang keras menangani wabah yang sama.

Keputusan penetapan Pandemik terhadap wabah Covid-19 ini bukanlah terlambat. Karena menurut WHO, Pandemi bukanlah kata yang bisa digunakan sembarangan atau dengan sembrono tanpa penilaian serta pendalaman terlebih dahulu.

Ini (Pandemik) adalah kata yang, jika disalahgunakan, dapat menyebabkan ketakutan yang tidak masuk akal, maupun penerimaan yang tidak dapat dibenarkan untuk mengatakan bahwa wabah telah berakhir, tak ada yang perlu ditakutkan.

Karena intinya, status Pandemik dari sebuah wabah atau virus, semua mengarah pada penderitaan dan kematian.

Ghebreyesus mengingatkan, dengan atau tanpa status Pandemik, penanganan terhadap Covid-19 tetaplah sama. Itu tidak mengubah apa yang dilakukan WHO, dan tidak mengubah apa yang harus dilakukan oleh negara-negara di dunia menghadapi Coronavirus. (har/ins)

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.