07 April 2025

Get In Touch

Kasus Omicron di Indonesia Totalnya 19 Orang

Pengetatan pendatang dari luar negeri salah satu upaya mencegah masuknya Omicron ke Indonesia (Ist)
Pengetatan pendatang dari luar negeri salah satu upaya mencegah masuknya Omicron ke Indonesia (Ist)

JAKARTA (Lenteratoday) -Kementerian Kesehatan mencatat saat ini total kasus konfirmasi positif Omicron di Indonesia sejumlah 19 orang. Pemerintah meminta warga untuk menunda rencana liburan atau bepergian. 

Berdasarkan hasil Whole Genome Sequencing, pada Jumat (24/12/2021) Indonesia kembali mencatat tambahan 11 Kasus Baru.

"Ke-11 kasus konfirmasi baru Omicron merupakan imported case, berasal dari pelaku perjalanan internasional yang baru kembali dari Turki, Jepang, Korea Selatan, dan Arab Saudi," ujar Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmidzi dalam keterangan resmi, Sabtu (25/12/2021). 

Menurutnya, temuan kasus Omicron di pintu negara menunjukkan hasil penguatan surveilans dan peningkatan pemeriksaan WGS terutama bagi pasien dari pelaku perjalanan yang terkonfirmasi positif. 

Nadia juga menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dengan penyebaran Omicron yang sangat cepat, menunda perjalanan ke Luar Negeri, dan disiplin menjalankan protokol kesehatan, serta segera mengikuti vaksinasi COVID-19.

“Kesadaran diri untuk tidak bepergian terlebih dahulu harus dilakukan. Apalagi di tengah suasana libur Natal dan Tahun Baru ini penting bagi kita untuk saling menjaga satu sama lain,” tegasnya.

Berikut daftar ke-11 kasus konfirmasi Omicron di Indonesia yang merupakan imported case:

1. DAH, laki-laki, 58 th, dari Turki

2. NAN, aki-laki, 21 th, dari Turki

3. SS, laki-laki, 53th, dari Turki

4. ADS, laki-laki, 49 th, dari Turki

5. NF, perempuan, 59 th, dari Turki

6. ASPP, laki-laki, 21 th, dari Turki

7. R, laki-laki, 33 th, dari Jepang

8. AW, laki-laki, 32 th, dari Korea Selatan

9. RP, laki-laki, 40 th, dari Jepang

10. W, laki-laki, 44 th, dari Jepang

11. I, laki-laki, 28 th, dari Arab Saudi

Sumber: Bisnis.com

Editor: Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.