06 April 2025

Get In Touch

Kick Boxing Kota Kediri Mulai Unjuk Gigi di Regional Jatim

Tim kickboxing Kota Kediri saat berlaga di Kickboxing Indonesia Jawa Timur 2021.
Tim kickboxing Kota Kediri saat berlaga di Kickboxing Indonesia Jawa Timur 2021.

KEDIRI (Lenteratoday) - Kickboxer Kota Kediri mampu berbicara pada Kejuraan Kickboxing Jatim 2021 yang digelar, 18-19 September di Surabaya. Mengirim 9 kickboxer orang pada  kejuaraan tersebut, semua atlet menorehkan prestasi pada kejuaraan yang digelar di Gedung Widya Kartika Surabaya ini.

Ari, selaku Ketua Kick Boxing Kota Kediri menjelaskan, mengenai kejuaraan kali  ini mengikuti 2 style kick Boxing di antaranya tatami, yaitu bermain di matras dan ring sport, yakni bermain di dalam ring. Kejuaraan ini diikuti 200 atlet se-Jawa Timur.“Jadi untuk kelas tatami yang sudah kita ikuti kemarin di Surabaya. Sedangkan kelas ring sport akan digelar pada November 2021, rencananya di Kota Gresik nantinya. Jadi kejuaraan yang diadakan ada 2. Karena pandemi pelaksanaaya tidak bisa jadi satu,” ungkap Ari, Selasa, (21/9/21).

Tim Kick Boxing Kota Kediri dalam kejuaraan Kick Bboxing Jatim 2021 ini meraih 9 medali, diantaranya 4 emas, 3 perak, 2 perunggu. Saat persiapan sebelum kejuaraan, Ari menambahkan timnya sudah menjalani pemusatan latihan selama 3 bulan. 

“Kita persiapan kurang lebih 3 bulan. Kita melakukan latihan di sekitar Bong Cino Klotok Kota Kediri berupa latihan fisik, teknik dan mental. Hal itu dikarenakan bulan kemarin masih diberlakukan PPKM yang memaksa kita tidak bisa menggunakan GOR Jayabaya menjadi tempat latihan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menginginkan cabang olahraga Kick Boxing lebih berkembang dan peminatnya menjadi banyak. Agar nantinya lahir atlet-atlet berbakat baru yang berasal dari Kota Kediri. “Ke depannya saya memperkenalkan cabor (cabang olahraga) kickboxing ini menjadi olahraga yang tidak mengerikan. Kita tahu kick boxing ini sangat erat dengan pertarungan fisik. Nah saya ingin mengedepankan teknik-tekniknya. Agar kesannya kickboxing ini tidak mengerikan,” ucap Ari.

Semantara itu, Ketua Umum KONI Kota Kediri, Maria Karangora sangat mengapresiasi cabor Kick Boxing Kota Kediri yang berprestasi di tingkat provinsi. Pihaknya akan terus mendukung cabor dan atlet yang berprestasi membawa nama baik Kota Kediri.

"Kick Boxing ini tergolong cabor baru di Kota Kediri. Ya kita senang, mereka sudah bisa berprestasi mengharumkan nama Kota Kediri. Tentunya kita akan dukung terus cabor dan atlet yang berprestasi, terutama dalam hal pendanaan," tutur Maria, Selasa, (21/9).

Nantinya para atlet yang berprestasi akan di data KONI agar bisa dimasukkan ke dalam Puslatkot (Pusat Latihan Kota) agar dapat dibina dan diarahkan menjadi atlet yang berprestasi. "Karena mereka adalah cabor baru, jadi nanti kita data atlet-atlet yang berprestasi. Supaya tahun depan bisa kita masukan ke dalam Puslatkot untuk dibina. Jika nanti sudah masuk Puslatkot, tentunya bisa kita fasilitasi mereka entah untuk latihan atau akomodasinya," imbuh Maria.

Salah satu wakil dari Kota Kediri yang meraih prestasi dalam kejuaraan ini ialah Moreno Fajar Savia (13). Ia meraih emas di kelas Cadet Junior setelah mengalahkan pesaingnya di final asal Tuban. “Senang sekali saya bisa meraih emas dalam kejuaraan ini. Hasil ini tak lepas dari pelatih kami yang sudah memberikan arahan saat pertandingan,” tutur Moreno, Selasa, (21/9/21).

Setelah kejuaraan yang diikutinya kemarin, Moreno yang saat ini duduk di bangku kelas VIII SMPN 1 Kota Kediri ini memiliki target kedepannya bisa mengikuti kejuaraan yang lebih tinggi lagi. “Iya ke depan saya punya target untuk bisa mengikuti kejuaraan tinggat nasional seperti PON (Pekan Olahraga Nasional) atau mungkin lebih tinggi lagi mewakili negara Indonesia di Kejuaraan Dunia sekelas Olimpiade,” imbuhnya.(gos)

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.