MISKIN sangat, itulah gambaran penduduk yang masuk kategori ‘kemiskinan ekstrem’. Kelompok ini hanya memiliki paritas daya beli (purchasing power parity/PPP) sebesar 1,9 dollar AS (sekitar Rp 27.000) per hari. Ironisnya, saat ini ada sekitar 10,86 juta warga Indonesia yang berada di posisi ini. Pandemi Covid-19 yang berlangsung 1,5 tahun ini memang memicu detonasi (ledakan,Red) kemiskinan baru. Pembatasan kegiatan yang menyebabkan tiarapnya perekonomian membuat gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) menghantam. Saat ini pemerintah sedang mengawasi 7 provinsi. Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat dan Papua menjadi fokus penurunan kaum papa. Anggaran sebesar Rp 440,69 triliun pun sudah disipkan. Semoga tepat sasaran. BACA BERITA LENGKAP, DOWNLOAD DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2021/08/26082021.pdf
[3d-flip-book id="63590" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2021/08/26082021.pdf">