06 April 2025

Get In Touch

Lapas Klas IIA Screening HIV/AIDS Terhadap 650 WBP

Petugas Dinas Kesehatan melakukan screening kepada WBP sebelum diambil sampel darahnya di Aula Adi Sujatno Lapas Kelas IIA Madiun, Senin (21/06/2021)
Petugas Dinas Kesehatan melakukan screening kepada WBP sebelum diambil sampel darahnya di Aula Adi Sujatno Lapas Kelas IIA Madiun, Senin (21/06/2021)

MADIUN (Lenteratoday) - Sebanyak 650 warga binaan pemasyarakatan (PTM) Lapas Klas IIA Madiun, ikuti screening HIV/AIDS dan penyakit tidak menular (PTM). Kegiatan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan tersebut diharapkan mendeteksi kesehatan setiap napi sejak dini.

Kalapas Kelas IIA Madiun, Ardian Nova Christiawan menjelaskan bahwa kegiatan tersebut untuk memastikan kondisi tubuh setiap WBP. Karena HIV/AIDS merupakan penyakit yang berbahaya karena dapat menyebabkan kematian.

"Kita terimakasih sudah dibantu. Ini untuk screening dan pelayanan kesehatan ke Lapas juga. Ini rutin setiap tahun. Dengan ini bisa tau langkah apa yang diambil apabila ada napi yang kena HIV/AIDS atau penyakit lainnya," jelas Kalapas Ardian kepada Lenteratoday, Senin (21/06/2021).

Para WBP juga diperiksa terkait PTM. Seperti jantung koroner, stroke, diabetes dan kanker. Dimana penyakit tersebut akibat merokok, konsumsi minuman beralkohol, obesitas karena stres, pola tidur yang tidak teratur dan pola makan tidak sehat.

"Sampel darah mereka dibawa ke Laboratorium. Tidak langsung pengumumannya," imbuhnya.

Kalapas Ardian Nova juga menjelaskan bahwa pemeriksaan tidak langsung dilakukan dengan jumlah tersebut. Namun dilakukan 3 hari berturut-turut, agar protkes tetap dapat dijalankan.

"Untuk hari ini tadi 150 WBP. Besok 250 WBP, besoknya lagi 250 WBP lagi. WBP dipilih secara acak," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Pelayanan Kesehatan UKM UKP Meva Candra Suroto mengatakan bahwa screening HIV/AIDS perlu dilakukan di dalam lapas. Sehingga tidak mengurangi hak bahwa WBP juga layak hidup sehat.

"Layanan ini memang diprioritaskan untuk Lapas. Mengingat kesehatan sangat penting untuk dipelihara. Deteksi dini bertujuan agar penyakit yang ditemukan bisa segera diobati hingga sembuh" tutupnya. (Ger)

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.