
Jakarta -Belakangan ini setiap pagi cuaca terasa cukup dingin. Musim bediding, begituorang Jawa menyebutnya. Bediding adalah istilah untuk menyebut perubahan suhuyang mencolok. Suhu udara menjadi sangat dingin menjelang malam hingga pagi,sementara di siang hari suhu melonjak hingga panas menyengat.
Walhasil, kondisi ini dapat mempengaruhi daya tahan tubuhseseorang dan membuatnya lebih rentan terhadap beberapa penyakit."Perubahancuaca seperti sekarang tentu saja mempengaruhi daya tahan tubuh. Apalagi bilakita mengalami kelelahan akibat aktivitas yang berlebih," jelas dr KevinWilliam Hutomo, Dokter Umum di RS Permata.
Berbagai penyakit seringkali muncul akibat cuaca dingin,seperti flu dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), yang bila tidakditangani dengan baik dapat berlanjut ke infeksi paru-paru.
"Udara dingin cenderung membuat saluran pernapasanmenjadi kering. Kondisi saluran napas yang kering rentan membuatpartikel-partikel asing dari udara yang kotor atau polusi menempel di saluran napassehingga menjadi faktor risiko infeksi saluran napas dengan gejala demam,pusing, hidung mampet, dan batuk-batuk," kata dr Kevin.
Mengantisipasi tubuh ngedrop, dr Kevin memberikan tips bertahandi tengah cuaca dingin."Senantiasa menjaga daya tahan tubuh dengankonsumsi multivitamin. Jangan lupa untuk selalu kenakan jaket atau baju hangatbila beraktifitas di luar ruangan saat udara dingin," pungkasnya.(*)