KETUA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri ‘tarik urat’ alias bersikukuh melakukan pelantikan terHadap pegawai yang lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Bahkan dia mengklaim semua--total sebanyak 1.271 pegawai--mengkuti pelantikan, meski hanya 53 pegawai mewakili langsung secara fisik guna mematuhi protokol kesehatan pandemi Covid-19. Tindakan inipun langsung banjir kritikan pedas. KPK dinilai arogan, karena sebelumnya sekitar 700 pegawai lolos tes minta penundaan pelantikan. Aroma pelemahan komisi anti-rasuah kembali menyeruak. Sebab beberapa nama dipecat dengan rapor ‘merah’ adalah penyidik-penyidik andal yang sedang menangani kasus kelas kakap. Duh! BACA BERITA LENGKAP, DOWNLOAD DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2021/06/Lentera-Today-020629021.pdf
[3d-flip-book mode="fullscreen" id="51799" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2021/06/Lentera-Today-020629021.pdf">