Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kekesalan bertubi-tubi saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Pemerintah 2021, di Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (27/05). Yang pertama soal Bantuan Sosial (Bansos). Jokowi menilai data tumpang tindih dan tidak akurat sehingga penyaluran lambat serta tak tepat. Presiden juga kesal karena belanja APBN masih rendah yang bisa menghambat target pertumbuhan ekonomi 7%. Tak berhenti di situ, Jokowi kesal lagi saat melihat sejumlah program pemerintah daerah tidak jelas sasarannya. Rakyat juga pasti lebih kesal. Jadi apa yang akan dilakukan pemerintah selanjutnya? Yang solutif ya. BACA BERITA LENGKAP, DOWNLOAD DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2021/05/LenteraToday28052021.pdf
[3d-flip-book mode="fullscreen" id="51201" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2021/05/LenteraToday28052021.pdf">