05 April 2025

Get In Touch

Ironi OTT Bupati Novi [KORAN DIGITAL SELASA,11/05/2021]

https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2021/05/LenteraToday-11052021.pdf">

BANYAK hal mengiris hati nurani rakyat Indonesia dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat.  Aksi yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Bareskrim Mabes Polri bak mengulang kisah kelam ‘Kota Angin’ ini. Masih jelas di ingatan, tahun 2017 Bupati Nganjuk Taufiqurrahman juga diringkus komisi anti-rasuah. Kasusnya pun serupa, jual beli jabatan. Bila pendahulunya memasang ‘banderol’ jabatan kepala sekolah dan kepala dinas, Bupati Novi ‘jualan’ jabatan perangkat desa. Ironi lain, penangkapan ini digawangi oleh pegawai KPK yang dinyatakan tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Harun Al Rasyid. Pegiat antikorupsi mengkhawatirkan ini menjadi tanda awal ‘dipetieskan’ kasus-kasus korupsi kakap. Kenyatan yang lebih getir adalah, Bupati Novi merupakan sosok yang kaya raya dengan harta mencapai Rp 116,8 miliar. Miris bukan?! BACA BERITA LENGKAP, DOWNLOAD DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2021/05/LenteraToday-11052021.pdf

[3d-flip-book mode="fullscreen" id="49143" ][/3d-flip-book]
Share:
Lentera.co.
Lentera.co.