KEJUTAN datang dari Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. Selasa (27/04) petang, Pengacara Habib Rizieq Shihab, Munarman diciduk di kediamannya di Modern Hills, Cinangka, Pamulang, Tangerang Selatan. Penggeledahan di berbagai tempat menemukan deretan buku jihad hingga ‘bubuk putih’ diduga bahan peledak, yakni triacetone triperoxide (TATP). Penangkapan ini dilakukan karena eks-FPI itu diduga terlibat dalam terorisme. Salah satu indikasinya adalah keterlibatan Munarman dalam baiat di UIN Jakarta, Makassar dan Medan. Drama penangkapam sempat terjadi. Munarman melawan dengan mengatakan ‘tidak sesuai hukum’, hingga teriakan permintaan memakai sandal. Sejak bom Makassar dan aksi terror lain yang mengikuti, 83 terduga teroris telah diamankan. BACA BERITA LENGKAP, DOWNLOAD DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2021/04/LenteraToday-28042021.pdf
[3d-flip-book mode="fullscreen" id="47448" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2021/04/LenteraToday-28042021.pdf">