05 April 2025

Get In Touch

DPRD Kota Malang, Minta Rel Trem Diuruk Kembali

DPRD Kota Malang, Minta Rel Trem Diuruk Kembali

MALANG (Lenteratoday) - Terkait penemuan rel trem di kawasan proyek Heritage Kayutangan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang meminta supaya diurug lagi.

Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Fathol Arifin menandaskan ketidaksepakatannya apabila rel tersebut tetap diperlihatkan di jalan umum dengan alasan pelestarian sejarah. Politisi PKB ini menilai jika lebih bermanfaat kalau diurug kembali.

Terlebih lagi dia mengaku belum tahu tentang kejelasan asal-usul tanah rel tersebut. "Saya belum tahu persis status tanah dulu di sana seperti apa. Yang jelas katanya dulu itu milik Kebonagung dan sekarang masyarakat taunya itu sudah dimanfaatkan untuk jalan raya," ungkapnya.

Untuk itu, dia menyarankan kepada Pemkot Malang selaku induk pelaksanaan proyek supaya menutup kembali seperti sediakala. Karena baginya pemanfaatan untuk masyarakat luas itu jauh lebih penting.

"Kalau saya tidak seberapa sepakat itu kalau ingin heritage ya tanpa itu (rel trem) saja. Kalau saya, tutup saja. Saya bicara pembangunan apapun harus ada nilai mamfaat gitu loh. Kalau dilihat dari sejarah tapi tidak ada manfaat apa artinya?" tegas Fathol.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana. Made sapaan lekatnya, mengatakan jika sejatinya baik Pemkot maupun DPRD tak mempunyai wewenang untuk mengatur atau pemanfaatan adanya rel tersebut.

Tetapi, kata Made, berdasarkan perundingan dengan PT KAI baik dewan dan KAI meminta untuk dikembalikan seperti semula.

"Tidak boleh diapa-apain dulu, ya terpaksa di kembalikan lagi (timbun). Karena ini bukan ranahnya kita. Supaya tidak mengganggu pelaksanaan proyek dikembalikan seperti semula tetap tidak dibongkar tidak diapa-apain tetap ada dibawah jalan. Tidak ada perbaikan sama sekali," pungkas Made. (Sur)

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.