06 April 2025

Get In Touch

Setelah Telur, Kini Tahu Diteliti

Setelah Telur, Kini Tahu Diteliti

Surabaya – Setelah diketahui adanya telur ayam yang mengandungracun dioksid, kini Pemprov Jawa Timur (Jatim) giliran meneliti kandungan tahuyang diproduksi menggunakan bahan bakar sampah plastik, di Tropodo, Sidoarjo.

Untuk penelitian ini, Gubernur Jatim Khofifah IndarParawansa mengaku sudah berkoodinasi dengan beberapa instansi terkait,diantaranya Kementerian Pertanian, BPOM, dan peneliti dari UniversitasAirlangga (Unair). “Hari ini masih rapat lagi karena dari Balai BesarKementerian Pertanian juga datang, mereka sangat komplit, dari Unair jugamembantu proses untuk bisa melakukan identifikasi tahu yang diolah denganpembakaran dari sampah plastik,” katanya ditemui usai Rapat Koordinasipenyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) di Grand City, Surabaya,Jumat (22/11).

Ia manambahkan jika tim laboratorium dari Jakarta sudah datangdan sudah melakukan proses penelitian di laboratorium. Tim dari Jakartadiantaranya Kementerian Pertanian, BPOM bekerjasama dengan tim dari Unair, DinasPeternakan dan Dinas Lingkungan hidup serta Dinas Kesehatan Jawa Timur.

Sebelumnya, Khofifah meminta Pertamina dan Perusahaan GasNegara (PGN) membantu para produsen tahu di Tropodo, Sidarjo. Ia ingin PGNmengonversi bahan bakar sampah plastik menjadi bahan bakar minyak atau gas.

"Pertama adalah opsi mengonversi dari sampah plastik menjadi wood pellet. Kedua adalah CNG (compressed natural gas). Kemudian ketiga adalah dari pipa gas yang memungkinkan bisa diperpanjang punyanya PGN. Jadi city gas yang diperpanjang pipanya," ujar Khofifah di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (21/11). (Sur)

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.