15 May 2026

Get In Touch

Ditjen PAS Buka Suara Soal Kabar Ferdy Sambo Kuliah S2 dari Balik Penjara

Terpidana kasus pembunuhan berencana, Ferdy Sambo. (foto: ist/Ant)
Terpidana kasus pembunuhan berencana, Ferdy Sambo. (foto: ist/Ant)

JAKARTA (Lentera) - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, buka suara soal kabar yang ramai beredar di media sosial terkait terpidana kasus pembunuhan berencana, Ferdy Sambo, yang disebut tengah menempuh pendidikan magister (S2) di balik penjara Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat.

"Hak untuk mendapatkan pendidikan atau melanjutkan pendidikan, itu dilindungi oleh undang-undang sebagai bagian dari hak warga binaan," ujar Kasubdirektorat Kerja Sama Ditjen PAS, Rika Aprianti, mengutip Kompas, Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, kesempatan melanjutkan pendidikan tidak diberikan secara khusus kepada Ferdy Sambo. Program serupa telah lama dijalankan di sejumlah lapas sebagai bagian dari pembinaan narapidana.

"Bukan hanya tentang Ferdy Sambo saja, tapi juga semua warga binaan," katanya.

Rika menjelaskan, salah satu contoh pelaksanaan program pendidikan bagi narapidana telah berlangsung di Lapas Pemuda Tangerang sejak beberapa tahun lalu. Di lapas tersebut, warga binaan dapat mengikuti perkuliahan program sarjana (S1) melalui kerja sama dengan perguruan tinggi.

"Di Lapas Pemuda Tangerang, sudah sejak tahun 2020-an ada warga binaan yang melanjutkan pendidikan S1. Jadi ada kampus di dalam lapas tersebut," tutur Rika.

Kabar mengenai Ferdy Sambo yang disebut mengikuti kuliah S2 mencuat setelah beredar unggahan di media sosial yang menampilkan foto dirinya bersama sejumlah warga binaan lain dan petugas lapas.

Dalam unggahan tersebut, Sambo disebut tercatat sebagai mahasiswa Program Magister Teologi di Sekolah Tinggi Teologi Global Glow Indonesia (STTIGGI).

Unggahan itu juga menampilkan dokumentasi kegiatan akademik serta tangkapan layar jurnal ilmiah yang mencantumkan nama Ferdy Sambo sebagai penulis.

Judul karya ilmiah yang beredar adalah "Pengaruh Entrepreneur Kristen Sebagai Upaya Pencegahan Fraud Risk Management."

Editor: Santi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.