ABU DHABI (Lentera) - Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA), pada Kamis (30/4/2026) malam waktu setempat, mengumumkan larangan bagi warganya untuk bepergian ke Iran, Lebanon, dan Irak.
Dengan alasan mempertimbangkan perkembangan terkini di kawasan tersebut, serta keselamatan warganya.
Dalam pernyataan yang diunggah di platform media sosial X melansir Antara, Jumat (1/5/2026), Kemenlu UEA menyerukan, kepada seluruh warga negaranya yang saat ini berada di negara-negara tersebut untuk segera pergi dan kembali ke UEA sesegera mungkin demi memastikan keselamatan mereka.
Kementerian tersebut juga mendesak warganya di Iran, Lebanon, dan Irak untuk menghubungi kementerian melalui nomor darurat yang telah ditetapkan, sebagai bagian dari langkah-langkah pencegahan yang diambil oleh negara itu untuk melindungi keselamatan warganya.
Perkembangan tersebut terjadi di tengah gencatan senjata antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel yang mulai berlaku pada 8 April setelah pertempuran selama 40 hari, serta gencatan senjata antara Israel dan Lebanon yang mulai berlaku pada tengah malam antara 16 dan 17 April.
Editor: Arief Sukaputra




.jpg)
