28 April 2026

Get In Touch

Tunggu SK Gubernur, Saifuddin Bersiap Pimpin DPRD Surabaya

Anggota DPRD Kota Surabaya Saifuddin Zuhri. (Amanah/Lentera)
Anggota DPRD Kota Surabaya Saifuddin Zuhri. (Amanah/Lentera)

SURABAYA (Lentera) -kursi Ketua DPRD Kota Surabaya segera terisi. Nama Saifuddin Zuhri hanya menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Timur sebagai syarat akhir sebelum dilantik dalam rapat paripurna.

Saifuddin memastikan, secara politik seluruh proses di internal partai telah rampung. Rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan telah diteruskan melalui DPD hingga DPC dan kini sudah masuk ke DPRD Surabaya.

“Surat resmi dari DPP yang merekomendasikan saya sudah dikirimkan melalui DPD dan DPC. Artinya, secara administratif dari partai sudah ada di DPRD,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Tahap berikutnya, DPRD akan mengusulkan nama tersebut ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur. SK dari gubernur menjadi syarat mutlak sebelum pengucapan sumpah dan janji dilakukan dalam forum paripurna.

“Tinggal menunggu SK Gubernur. Itu nanti menjadi dasar untuk diparipurnakan secara de facto melalui pengucapan sumpah dan janji,” jelasnya.

Sembari menunggu proses administratif tersebut, Saifuddin menegaskan kesiapannya langsung bekerja menjalankan peran sebagai pimpinan dewan. Ia menekankan pentingnya optimalisasi tiga fungsi utama DPRD, yakni pembentukan peraturan daerah, pembahasan anggaran, dan pengawasan.

Dalam waktu dekat, DPRD tidak lagi membahas penyusunan anggaran baru karena APBD Tahun Anggaran 2026 telah disahkan pada Desember 2025. Oleh karena itu, fungsi pengawasan menjadi fokus utama.

Saifuddin menekankan pentingnya sinergi antarfraksi di DPRD. Menurutnya, seluruh kerja legislatif harus tetap berpijak pada kepentingan masyarakat.

“Yang paling utama adalah sinergi atas nama rakyat. Itu yang harus kita kedepankan bersama,” katanya.

Sementara itu, terkait pengisian alat kelengkapan dewan pasca pergantian antar waktu (PAW), internal PDI Perjuangan telah menyiapkan komposisi. Salah satunya dengan menempatkan Anas Karno sebagai sekretaris di komisi.

“Sudah kami bahas secara internal dan juga dikomunikasikan dengan fraksi lain. Nanti Pak Anas kami rekomendasikan sebagai salah satu pimpinan di komisi,” pungkasnya.

Reporter: Amanah|Editor:Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.