25 April 2026

Get In Touch

Ratusan Bayi Jadi Korban, Polisi Amankan 30 Orang dalam Penggerebekan Day Care di Yogya

Garis polisi nampak melintang di pagar depan day care Umbulharjo, Yogyakarta usai viralnya kasus dugaan penganiayaan serta penelantaran. (foto: Ist)
Garis polisi nampak melintang di pagar depan day care Umbulharjo, Yogyakarta usai viralnya kasus dugaan penganiayaan serta penelantaran. (foto: Ist)

YOGYAKARTA (Lentera) - Sebanyak 30 orang diamankan polisi dalam penggerebekan sebuah day care yang diduga melakukan penganiayaan dan penelantaran bayi di wilayah Umbulharjo, Yogyakarta. Dalam kasus ini, jumlah korban mencapai 103 bayi dengan rentang usia 0 hingga 3 bulan.

"Alhamdulillah, kemarin kami telah mengamankan sekitar 30 orang. Ada pengasuh, ada juga pejabat di yayasan day care tersebut," ujar Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian ditemui di Polresta Yogyakarta, mengutip Kumparan, Sabtu (25/4/2026).

Meski demikian, hingga saat ini belum ada pihak yang resmi ditetapkan sebagai tersangka. Polisi masih mendalami peran masing-masing individu melalui pemeriksaan maraton yang dilakukan secara berkelanjutan.

"Belum ada tersangka. Namun gambarannya sudah ada, hanya saja masih ada beberapa kekurangan secara formil yang harus dipenuhi oleh unit PPA," jelasnya.

"Korban itu berbeda-beda usianya, ada yang 0–3 bulan. Tapi total keseluruhan yang kami data saat ini mencapai 103 anak," imbuh Riski.

Sementara itu, fakta lain juga terungkap dari hasil penelusuran Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta. Day care Little Aresha diketahui beroperasi tanpa izin resmi.

Kepala DP3AP2KB Kota Yogyakarta, Retnaningtyas, menegaskan pihaknya telah melakukan pengecekan ke instansi terkait, termasuk Dinas Pendidikan dan dinas perizinan, dan memastikan lembaga tersebut ilegal.

"Tidak berizin. Kami sudah cek, baik di Dinas Pendidikan maupun dinas perizinan, memang belum ada izinnya," tegas Retnaningtyas kepada wartawan.

Sebagai langkah tegas, pemerintah memastikan day care tersebut akan ditutup secara permanen. "Kasus ini sudah dalam penanganan kepolisian. Kemungkinan besar akan ditutup permanen karena sudah terjadi kejadian serius," imbuhnya.

Editor: Santi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.