22 April 2026

Get In Touch

Harga Minyakita di Pasar Kranggan Yogyakarta Tembus Rp22.000 per Liter

Ilustrasi minyakita yang dijual di pasaran. (foto:ist/dok.Kompas.com)
Ilustrasi minyakita yang dijual di pasaran. (foto:ist/dok.Kompas.com)

YOGYAKARTA (Lentera) - Harga Minyakita di Pasar Kranggan, Kota Yogyakarta menembus harga Rp22.000 per liter, stoknya juga sudah langka sejak beberapa minggu belakangan. 

Salah satu pedagang di Pasar Kranggan, Ani mengatakan harga Minyakita awalnya Rp18.000 per liter, namun saat ini harga meroket hingga Rp 22.000 per liter. 

Menurutnya, kenaikan harga Minyakita dirasakan sejak Lebaran 2026. 

“Kenaikannya lumayan, dari Rp 18.000 ke Rp 22.000 kenaikannya ya bulan-bulan ini setelah Lebaran,” ujarnya mengutip Kompas.com, Selasa (21/4/2026). 

Selain harga tinggi, Ani mengatakan bahwa stok Minyakita sekarang sudah sulit didapat, trutama kemasan ukuran 1 liter. 

Menurutnya, kemasan paling laku di kiosnya adalah Minyakita ukuran 1 liter. Lantaran harganya yang masih tinggi dan stok sulit didapat, pelanggannya pun memilih tak membeli minyak goreng. 

“Pembeli kalau tanya harga, gak jadi beli,” ucapnya. 

Tak hanya Minyakita, secara umum minyak goreng mengalami kenaikan harga rata-rata Rp 2.000 per liter. 

Pedagang lainnya, Lina mengatakan, dirinya sudah tak lagi menjual Minyakita karena stok yang langka. Bahkan menurutnya, pihak distributor Minyakita juga tidak memiliki stok Minyakita.

“Sekarang gak ada stoknya, biasanya seminggu dua kali dikirim rutin,” ujarnya. 

Lina mengaku, sering mendapatkan keluhan dari masyarakat, terutama yang memiliki usaha makanan. Dengan adanya kelangkaan dan kenaikan harga ini, membuat para pedagang makanan pusing. 

Pasalnya saat harga Minyakita naik, para pedagang makanan tak berani menaikkan harga untuk menutup modal sehingga para pedagang lebih memilih untuk mengurangi laba. 

“Kalau mau dikecilin (ukuran makanan) nanti diprotes, kalau dinaikkan gak ada yang beli banyak yang mengeluh pedagang-pedagang makanan itu,” ungkapnya. 

Lanjut Lina, untuk konsumen rumah tangga saat Minyakita langka masyarakat lebih memilih untuk beralih ke minyak curah yang harganya lebih terjangkau imbuhnya.

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.