21 April 2026

Get In Touch

Ugal-ugalan di Tol Padaleunyi, Sopir Travel Akhirnya Dipecat

Travel ugal-ugalan di Tol Padaleunyi (Foto: Istimewa)
Travel ugal-ugalan di Tol Padaleunyi (Foto: Istimewa)

BANDUNG (Lentera) -Aksi ugal-ugalan seorang pengemudi mobil travel di ruas Tol Padaleunyi berbuntut panjang. Setelah videonya viral di media sosial, sopir bernama Acep Jamaludin akhirnya ditindak kepolisian dengan sanksi tilang.

Tak hanya itu, ia juga harus menerima konsekuensi berat berupa pemutusan kemitraan dari perusahaan tempatnya bekerja.

Dalam rekaman yang beredar, mobil travel yang dikemudikan Acep terlihat melaju dengan kecepatan dan berpindah jalur secara dengan memotong jalur kendaraan lain hingga nyaris menyebabkan kecelakaan.

Menanggapi kejadian tersebut, Acep mengakui kesalahannya dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik. Hal itu ia sampaikan usai didatangi aparat di Pool Bhinneka di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (20/4/2026).

"Saya Acep Jamaludin selaku driver Bhinneka Sangkuriang. Saya mengakui kejadian yang viral kemarin di jalan dan saya meminta maaf pada masyarakat dan perusahaan atas kejadian kemarin," ujarnya.

Ia juga menyadari tindakannya membahayakan banyak pihak dan berjanji tidak akan mengulanginya di masa depan.

"Saya mohon maaf sebesar-besarnya terutama ke perusahaan dan korban. Saya meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahannya. Ini jadi pembelajaran buat saya," ucapnya.

Sementara itu, pihak manajemen PT Bhinneka Sangkuriang Transport melalui HR Anwar Kustiawan menegaskan bahwa perusahaan mengambil sikap tegas atas pelanggaran tersebut.

"Kalau melihat kondisi viralnya ini jelas perusahaan merasa dirugikan dengan adanya kejadian ini," kata Anwar.

Ia menjelaskan, Acep sebelumnya telah mendapatkan pelatihan dan pembinaan terkait keselamatan berkendara. Namun, pelanggaran yang dilakukan dinilai tidak bisa ditoleransi.

"Karena tentu yang bersangkutan setelah kita cek sudah pernah mengikuti training dan pembinaan tidak bisa diabaikan," tegasnya, dikutip detik.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, perusahaan memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan yang bersangkutan.

"Kami sampaikan untuk pengakhiran kemitraan akan kami tempuh dan kita akan lakukan hal ini secara resmi," pungkasnya (*)

Editor: Arifin BH

 

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.