29 March 2026

Get In Touch

Kapolri: Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terlewati dan Angka Kecelakaan Turun 7,8 Persen

Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memberikan keterangan pers saat meninjau arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Lampung, Sabtu (28/3/2026). (foto:ist/Ant)
Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memberikan keterangan pers saat meninjau arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Lampung, Sabtu (28/3/2026). (foto:ist/Ant)

LAMPUNG SELATAN (Lentera) - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan puncak arus balik Lebaran 2026 telah terlewati, dengan penurunan angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas selama arus mudik maupun balik dibandingkan 2025.

“Jadi kejadian kecelakaan lalu lintas saat ini turun 7,8 persen dibandingkan tahun lalu, sementara untuk fatalitas yaitu yang meninggal turun 112 orang dari 377 menjadi 265,” kata Listyo di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan melansir Antara, Sabtu (28/3/2026).

Ia menyampaikan hal tersebut, usai meninjau kondisi arus balik di Pelabuhan Bakauheni bersama Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi untuk memastikan pengelolaan arus balik berjalan optimal.

Kapolri menilai, capaian tersebut tidak lepas dari sinergi aparat, operator transportasi, dan kepatuhan masyarakat selama masa angkutan Lebaran.

“Rest area, buffer zone sudah disiapkan oleh pemerintah. Manfaatkan dengan baik sehingga pada saat kondisi sudah pulih, silakan melanjutkan perjalanan dengan aman,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dipaparkan, volume lalu lintas keluar Jakarta sebelumnya tercatat 2.946.891 kendaraan atau naik 20,49 persen dibandingkan kondisi normal, serta naik 1,82 persen dibandingkan Lebaran 2025.

Sedangkan kendaraan yang telah kembali ke Jakarta, pada Sabtu (28/3/2026) mencapai 2.561.629 unit, sehingga masih tersisa sekitar 385.262 kendaraan atau 13,07 persen.

“Artinya secara umum kita melihat bahwa puncak arus balik sudah kita lewati, dan tinggal 13,07 persen lagi yang harus kita hadapi,” terangnya.

Selain arus kendaraan, jumlah penumpang moda transportasi lain juga mengalami peningkatan, yakni kereta api 3.407.676 penumpang atau naik 7,84 persen dan transportasi udara sekitar 4,123 juta penumpang atau naik 6,27 persen.

Adapun transportasi laut tercatat sebanyak 4.751.186 penumpang atau naik 13,89 persen, sedangkan transportasi darat mencapai 3.131.582 penumpang atau naik 13,3 persen dibandingkan tahun lalu.

Kapolri mengatakan, situasi arus balik di Bakauheni sendiri tetap berada pada kategori hijau karena rekayasa lalu lintas, delaying system, buffer zone, dan pengaturan pengecekan tiket berjalan efektif.

Ia menambahkan, skema rekayasa telah disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan, termasuk ketika antrean memanjang hingga lebih dari setengah kilometer dan mulai masuk ke badan jalan.

"Alhamdulillah untuk arus balik saat ini tetap bisa kita jaga untuk di situasi hijau," kata Listyo.

Sementara itu, Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi menyebut kepatuhan masyarakat dalam mengikuti arahan petugas selama perjalanan menjadi faktor penting dalam penurunan angka kecelakaan dan fatalitas arus mudik-balik tahun 2026.

“Kerja sama masyarakat yang menaati arahan petugas dan tidak memaksakan diri menjadi faktor penting dalam menekan angka kecelakaan dan fatalitas,” kata Dudy.

Lebih lanjut, pemerintah mengimbau, masyarakat yang masih melakukan perjalanan arus balik agar tetap berhati-hati, menjaga kondisi fisik, serta mematuhi arahan petugas di lapangan guna menghindari potensi kepadatan maupun kecelakaan di jalan.

 

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.